Hasil Asesmen Awal Juli
MANOKWARI – Universitas Papua (Unipa) dalam usianya ke 21 tahun telah dilaksanakan Asesmen lapangan yang berlangsung secara tertutup selama tiga hari pada 2 hingga 4 Juni lalu di Aula Unipa. Rektor Unipa, Meky Sagrim mengatakan asesor yang datang ke Unipa sebanyak lima orang terdiri dari tiga Guru Besar, dua Doktor serta didampingi dua staf badan akreditasi nasional perguruan tinggi (BAN PT).
Kelima asesor yang datang yakni Prof Dr Ir. Mulyono Baskoro dari Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Muslimin Ibrahim dari Universitas Negeri Surabaya, Prof Dr Zulkifli Dahlan dari Universitas Sriwijaya, Dr Subagyo, Phd dari Universitas Gadjah Mada, Dr Darwis Said dari Universitas Hasanuddin.

“Dua orang staf BAN PT datang guna mengawal jalannya asesmen sehingga tidak akan terjadi kepentingan atau sebagainya agar berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya kepada Radar Sorong, Selasa (7/6).
Ia berharap setelah 29 hari setelah penandatanganan berita acara asesmen lapangan, hasil akreditasi bisa dikeluarkan oleh BAN PT.
“Kalau akreditasi sementara sudah ada, keluar pada bulan Januari dengan predikat Baik,” ucap Rektor.
Menurutnya, poin-poin yang dihitung dalam berita acara yang ditandatangani sesuai standar penjaminan mutu, Unipa mendapat 338 poin lebih tinggi dari pada standarnya yakni 225 poin. Sedangkan untuk mendapatkan predikat Baik Sekali minimal 301 poin.
“Ini hanya sebatas prediksi dan belum pasti. Minggu pertama bulan Juli hasil akreditasi sudah bisa keluar. Saya optimis untuk mendapatkan akreditasi universitas dengan predikat Baik Sekali,” katanya.
Adapun yang dinilai dalam Asesmen lapangan, lanjut Meky Sagrim ada sembilan kriteria yakni yang pertama visi, misi, tujuan dan strategi. Yang dinilai berupa seperti bagaimana visi, misi, tujuan dan strategi, kemudian kapan menyusun visi, misi, tujuan dan strategi yang dinilai secara kompleks hingga sampai keputusan senat universitas dan keputusan rektor.
Kedua, Tata pamong, tata kelola dan kerjasama. Yang mana berkaitan dengan proses pengambilan keputusan di Universitas. “Misalnya seperti proses pemilihan ketua jurusan seperti bagaimana, kemudian pengelolaan keuangan apakah transparan atau tidak. Itu yang dinilai dalam asessment” ucap Rektor mencontohkan.
Ketiga, Mahasiswa. Kriteria ini dilihat dari jumlah mahasiswa aktif di universitas papua, program studi, prestasi-prestasi mahasiswa, beasiswa bagi mahasiswa, pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi luar negeri dan sebagainya.
Keempat, sumber daya manusia. Dalam hal ini adalah berapa banyak jumlah home base dosen pada program studi, dosen tetap program studi, jumlah guru besar, lektor, lektor kepala, asisten ahli dan tenaga pengajar. Semua dihitung dan disajikan dalam presentasi.
Kelima, keuangan sarana dan prasarana. Pengelolaan keuangan digunakan menganut prinsip-prinsip kredibel dan akuntabel serta berbasis kepada sistem evaluasi yang memenuhi syarat tata kelola keuangan yang baik dan benar, prinsip-prinsip bebas dari korupsi dan sebagainya.
Keenam, pendidikan. Rektor mengatakan dari segi pendidikan dilihat bagaimana sistem kegiatan perkuliahan di unipa, rencana program pembelajaran dan juga sinkronisasi antara pola ilmiah pokok unipa dengan kegiatan pembelajaran.
Ketujuh, penelitian. Penelitian lebih banyak urusannya dengan publikasi yang mana Guru Besar di Unipa wajib setiap tahun mempunyai publikasi di jurnal Internasional.
Kedelapan, pengabdian kepada masyarakat. Dalam hal ini menyebarluaskan hasil penelitian kepada masyarakat sebab merupakan inovasi yang diciptakan dan harus diterapkan ke masyarakat.
Kesembilan, luaran dan capaian tridharma. Dalam hal ini ketika mahasiswa lulus dari Unipa, berapa lama masa tunggu hingga mendapat pekerjaan.(bw)















