JAKARTA – Telkomsel secara resmi membuka program impact incubator NextDev ke-12. Mengusung tema “AI-Powered Innovations”, program tahun ini memprioritaskan para technopreneur yang memanfaatkan atau mengeksplorasi teknologi artificial intelligence (AI) untuk menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.
Langkah ini diambil di tengah penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) digital di Indonesia sebesar 94,8% sepanjang periode 2021–2025. Selain itu, Indonesia baru menyerap sekitar 4% dari total pendanaan AI di wilayah Asia Tenggara. Melalui NextDev, Telkomsel berkomitmen mendampingi technopreneur lokal agar memiliki fondasi bisnis yang kuat, pemahaman pasar yang mendalam, serta solusi berdaya guna.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan bahwa NextDev hadir sebagai wadah pembuktian peran teknologi dan AI dalam menyelesaikan tantangan nyata.
“Sebagai impact incubator, NextDev akan mendampingi mereka memperkuat teknologi, bisnis, dan dampak, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem Telkomsel. Program CSR ini menjadi salah satu wujud semangat Melayani Sepenuh Hati Telkomsel melalui penguatan founders dan solusi digital yang dapat mengakselerasi kemajuan Indonesia,” ujar Fahmi.
Rangkaian NextDev ke-12 terdiri dari tiga tahap utama, yaitu Scouting, Academy, dan Summit:
1. Scouting: Tahap awal kurasi yang menilai performa bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kesiapan technopreneurs dengan fokus pada pemanfaatan AI. Rangkaian roadshow di enam kota (Jakarta, Makassar, Batam, Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta) juga menghadirkan Pitching Battle untuk memberi ruang presentasi langsung di hadapan juri.
2. Academy: Sebanyak 20 peserta terpilih akan mengikuti sesi validasi dan pitching, sebelum disaring menjadi 10 technopreneur terbaik. Peserta akan mendapatkan bimbingan intensif dari para mentor di bidang AI, keuangan, pemasaran, hingga operasional.
3. Summit: Sepuluh technopreneur terbaik berkesempatan menjajaki kolaborasi bisnis, integrasi, maupun komersialisasi produk bersama unit terkait di Telkomsel. Hasil dan perkembangan dampak peserta nantinya akan dipresentasikan pada NextDev Summit 2027.
Manfaat ikutan program ini turut dirasakan oleh alumni terdahulu.
Syekh A. Ageng, Founder & Director Luarkampus.id sekaligus Best Technopreneur NextDev ke-10, mengungkapkan bahwa NextDev membantu menguji solusi dan memperluas koneksi. “Jangan tunggu semuanya sempurna, karena proses inilah yang bisa membantu kita membangun inovasi yang semakin jitu dan berdampak,” ajaknya.
Secara keseluruhan, sepanjang 11 edisi sebelumnya, NextDev telah menginkubasi 162 startup dari total 6.798 pendaftar dengan dukungan lebih dari 2.300 ahli dan mentor.
Pendaftaran program NextDev ke-12 resmi dibuka mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 melalui situs resmi pendaftaran NextDev.












