SORONG – Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Sorong menggelar open tournament bola voli dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan tim putra dan putri yang berasal dari masyarakat, mahasiswa, pelajar, serta unsur TNI dan Polri. Open tournament ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI yang dilaksanakan di seluruh Komando Utama (Kotama) TNI di Indonesia.

Komandan Korem (Danrem) 181/Praja Vira Tama (PVT) Sorong Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P. mengatakan, pelaksanaan open tournament bola voli di Sorong merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga nasional.
“Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, TNI akan selalu berkomitmen dan berkontribusi serta berperan aktif dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui berbagai event olahraga seperti kegiatan open tournament kali ini,” katanya usai membuka kegiatan tersebut, Rabu (16/9).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mencari atlet berprestasi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan serta meningkatkan sportivitas antara atlet, prajurit TNI, Polri dan masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan meningkatkan prestasi serta sportivitas para atlet, prajurit TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus mencari atlet-atlet baru berprestasi dalam cabang olahraga bola voli,” ujarnya.
Danrem menilai olahraga prestasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta. Nilai-nilai seperti sportivitas, kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan kepercayaan pada kemampuan sendiri menjadi bagian yang harus ditanamkan kepada para atlet.”Sesungguhnya olahraga, khususnya olahraga prestasi, adalah aktivitas untuk menghasilkan perubahan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun emosional melalui nilai-nilai yang terkandung di dalam olahraga,” katanya.

Ia mengatakan, nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan moral bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi setinggi-tingginya.Pada HUT ke-81 TNI tahun ini, tema yang diusung adalah “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”.
Menurut Danrem, tema tersebut mengandung makna bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun prajurit TNI dan masyarakat yang sehat dan tangguh.
“Pada HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema: ‘Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia’, mengandung makna bahwa melalui open tournament akan terbangun prajurit TNI dan rakyat dengan jiwa yang sehat dan tangguh, sehingga tercipta atlet-atlet berprestasi dari masyarakat maupun prajurit TNI maupun Polri guna mencapai prestasi untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelasnya.
Danrem juga menyampaikan empat tujuan utama yang ingin dicapai melalui pelaksanaan open tournament Piala Panglima TNI. Pertama, menjadi parameter keberhasilan pembinaan atlet nasional maupun internasional.Kedua, mencari dan menemukan bibit-bibit atlet yang memiliki potensi untuk berprestasi sebagai wujud keikutsertaan TNI dalam membantu pemerintah di bidang pembinaan olahraga nasional.
Ketiga, membangun kualitas para atlet sekaligus membantu meningkatkan prestasi olahraga nasional.Keempat, membangun dan memelihara komunikasi antara pengurus besar, pengurus provinsi, kota dan kabupaten sehingga tercipta ikatan yang harmonis dan kompak, sekaligus memupuk jiwa korsa serta soliditas TNI, Polri dan masyarakat.Untuk pelaksanaan open tournament bola voli di Sorong, tercatat sebanyak 40 tim putra dan 19 tim putri yang ambil bagian.
“Kegiatan open tournament ini dilakukan dalam rangka HUT TNI yang ke-81, yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober. Nah, jadi pada kegiatan ini, instruksi dari pimpinan kita untuk melaksanakan kegiatan tournament yang diselenggarakan di seluruh Kotama, baik itu jajaran TNI Angkatan Darat, Laut, Udara di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, cabang olahraga yang dipertandingkan di masing-masing daerah disesuaikan dengan animo masyarakat setempat. Untuk wilayah Korem 181/Praja Vira Tama, olahraga bola voli dipilih karena memiliki banyak peminat.”Nah, kebetulan di Sorong ini, di wilayah Korem 181/Praja Vira Tama, dilaksanakan open tournament bola voli dalam rangka HUT Panglima TNI. Di tempat-tempat lain juga sama, tetapi dengan cabang-cabang olahraga yang berbeda, sesuai dengan animo masyarakat,” katanya.
“Jadi, animo masyarakat yang terbanyak, nah itu yang kita laksanakan olahraganya. Sehingga diharapkan olahraga ini, open tournament ini, bisa terlaksana dengan baik dan bisa memenuhi aspirasi masyarakat,” sambungnya.
Danrem berharap keikutsertaan masyarakat, mahasiswa, pelajar, TNI dan Polri dalam turnamen tersebut dapat menjadi ruang bagi TNI untuk melihat sekaligus membina atlet-atlet potensial yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.
“Nah, untuk tim voli putra jumlahnya 40, untuk yang putri 19. Nah, ini harapannya dengan kita melaksanakan kegiatan ini juga, tim-tim ini yang terdiri dari masyarakat, ada juga mahasiswa, pelajar, termasuk juga TNI-Polri, nah kita bisa membina dan menemukan atlet-atlet yang bisa kita kembangkan untuk masa depan olahraga, khususnya di Provinsi Papua Barat dan Indonesia, nasional maupun internasional,” tuturnya.
Sementara itu, total hadiah yang disiapkan dalam open tournament tersebut mencapai Rp80 juta. Rinciannya, Rp50 juta untuk kategori putra dan Rp30 juta untuk kategori putri yang akan diberikan kepada juara 1, 2, 3 dan 4.Danrem menegaskan, selain mengejar prestasi, turnamen tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai unsur dalam suasana kebersamaan.
“Tentunya, yang pertama seperti yang tadi saya sampaikan pada saat amanat yang disampaikan oleh Panglima TNI, yang pertama itu adalah kita kumpul di sini untuk silaturahmi,” katanya.
“Ya, untuk silaturahmi kita sama-sama berkumpul, baik instansi TNI, Polri, maupun seluruh lembaga yang terkait, baik itu ada yang dari bank, kemudian instansi pendidikan, mahasiswa, universitas, maupun sekolah. Ini bisa bersilaturahmi satu sama lain,” lanjutnya.”Kemudian bisa meningkatkan sportivitas, semangat juang, dan semangat bertanding untuk kemajuan olahraga Indonesia,” pungkasnya.(zia)

















