SORONG – Warga Kota Sorong turun ke jalan mengikuti karnaval Santa Clause dalam rangka pencanangan Bulan Natal yang diselenggarakan Pemerintah Kota Sorong. Karnaval itu diikuti oleh pemerintah hingga pihak gereja, Jumat (01/12).
Pantauan Radar Sorong, peserta karnaval menghiasi kendaraannya dengan berbagai ornamen natal, kostum peri, badut hingga tak ketinggalan ada juga paman Santa yang selalu membagikan kado natal hingga paman Piet hitam yang selalu ditakuti oleh anak-anak lantaran sikap usilnya yang menghukum anak-anak.
Pelepasan peserta karnaval mulai dari depan SUPM Sorong, jalan A. Yani pada pukul 14.00 WIT hingga finish di Kantor Walikota Sorong. PJ Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengucap syukur atas penyelenggaraan karnaval tersebut. Dia juga bersyukur masih diberi kesempatan oleh Tuhan Yesus untuk memasuki bulan yang penuh dengan sukacita.
“Tidak mudah sampai bisa di bulan terakhir sebabnya syukur dan terima kasih patut kita panjatkan ke hadirat Tuhan, karena kita semua di wilayah Kota Sorong ada dalam masa-masa menyosong Kelahiran Sang Putra Natal,” jelasnya.
Pj Walikota mengungkap antusias masyarakat Kota Sorong begitu luar biasa. Itu terbukti dari banyaknya orang dan kendaraan yang menutupi sebagian jalan utama tersebut. Lobat berharap makna Natal dapat menjadi arti penting dalam merenungkan pengorbanan sang putra natal untuk menebus dosa manusia. Kendati demikian, sebagai manusia dituntut harus hidup menjadi berkat dan terus menjadi pribadi yang lebih baik di tahun baru.
“Semoga melalui hikmah Natal kita semua dapat lebih meningkatkan cinta kasih terhadap sesama, terlebih meningkatkan kinerja dalam pemerintah dan masyarakat guna membangun Kota Sorong. Melalui damai Natal tahun 2023 seluruh umat Kristiani dapat merayakan Natal dengan aman dan damai serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik di tahun baru,” pungkasnyq.(rin)











