
SORONG-Guna mendukung pembangunan Masjid Raya Al-Akbar, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat memberikan bantuan senilai Rp500 juta melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Budiono kepada Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Raya Al-Akbar Kota Sorong Abubakar Alhamid di Kesekretariatan Masjid Agung Al-Akbar, Rabu (15/11).
General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Budiono mengatakan bahwa Tujuan pihaknya adalah untuk menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PLN.
“Kegiatan ini adalah untuk membantu pelaksanaan pembangunan Masjid Al Akbar. Mudah-mudahan ini bisa cepat selesai karena masjid ini sebagai syiar agama. Tentu saja, kami dari PLN sangat peduli untuk bisa mensupport dan membantu selesainya pembangunan Masjid Al-Akbar. Pada kesempatan ini kami menyerahkan bantuan sebesar Rp500 juta,” ungkapnya usai penyerahan.
GM PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat Budiono bahwa selain Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PLN juga akan memberikan bantuan melalui Yayasan Baitul Maal untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Akbar atau pun kegiatan lainnya.
“Namun kedepan tidak tertutup kemungkinan, kami juga ada program-program lain dari sumber Yayasan Baitul Maal yang bisa kita sinergikan juga bersama MUI dengan BKM juga untuk mensupport pembangunan masjid ini atau pun kegiatan lainnya,” jelas Budiono.
Ia menambahkan dengan semakin besarnya Masjid Al-Akbar maka kebutuhan listrik semakin besar pula. Sehingga PLN akan mendukung supplai listrik di Masjid Al-Akbar tersebut.
“Kami dari PLN siap men-support kebutuhan listrik di Masjid Al-Akbar ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Agung Al-Akbar Kota Sorong Abubakar Alhamid menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan langsung oleh PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat dan juga mencakup Papua Barat Daya.
“Masjid ini merupakan iconnya Provinsi Papua Barat Daya. Sehingga bantuan ini juga sangat membantu tentunya pembangunan Masjid Al-Akbar dan memberikan dorongan support moril kepada kami juga untuk bekerja keras, sehingga target pembangunan bisa terlaksana dengan baik,” katanya.
Dikatakan bahwa yang mana target pembangunan 5 tahun, mulai dari tahun 2020 sampai dengan 2025. Namun target ini diharapkan adalah finansial.”Kalau itu berjalan baik, berarti target itu bisa tercapai. Hingga 2023 ini sudah tercapai kurang lebih 60% dan insya Allah dalam waktu dekat kita sudah mulai membangun rangka Quba,” pungkasnya.
Kemudian, Ketua Komisi I DPRD Kota Sorong, Muhammad Taslim mewakili Pemerintahan Kota Sorong dan masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat.”Terima kasih juga atas bantuan tersebut. Kami akan mengawal agar bantuan tersebut digunakan secara baik,” tegasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Manager PLN UP3 Sorong, Shofwan Juniardi. Manager PLN UP2K Papua Barat Marthen Henderson. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sorong Abdul manan Fakaubun. Ketua Koordinator Pengajian Wanita Islam (KPWI) Kota Sorong Siti Mariyam Kastela serta Panitia Pembangunan Serta Pengurus Masjid Al-Akbar.(zia)














