SORONG– Lantamal XIV Sorong berhasil mengamankan 500 liter minuman keras (Miras) asal Bitung, Sulawesi Selatan yang akan diseludupkan ke Kota Sorong dengan menggunakan KM Sinabung, pada Minggu (24/9) subuh.
Komandan Lantamal XIV Sorong, Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo menjelaskan awalnya tim gabungan melaksanakan pemeriksaan secara rutin di KM Sinabung yang tengah sandar di Pelabuhan Umum Kota Sorong, Minggu (24/9) subuh.
“Kami, tim gabungan dari Tim intel, Pomal Lantamal XIV, security kapal Peini serta Pelindo melakukan pemeriksaan rutin, hasilnya kami mendapatkan Miras Cap Tikus (CT) dan Sofi yang disembunyikan di deck 4 dan deck 5 KM. Sinabung,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (25/9).
Miras tersebut ditemukan dengan kondisi sudah dikemas dalam plastik, botol dan jerigen yang disamarkan dengan sayuran kemudian disembunyikan di koper. Selain itu juga ada sejumlah miras yang dibawa oleh para Porter (TKBM).
“Jadi, modusnya mereka ini sudah tahu membawa barang ilegal ini, sehingga mereka memanipulasi agar supaya pihak keamanan tidak mengetahui ada miras itu. Mereka sengaja menutupi dengan cara menyamarkan dengan barang-barang ini dengan barang lain, seperti sayur dan lain sebagainya. Jumlah keseluruhan mirasnya 500 liter,” ungkapnya.
Danlantamal XIV menuturkan pengawasan tersebut dilaksanakan secara rutin sebagai upaya untuk mencegah barang-barang atau muatan ilegal yang diangkat melalui kapal. Hal ini tentunya guna mendukung penegakkan Perda Kota Sorong Nomor 27 Tahun 2012 tentang Pengendalian dan pengawasan peredaran minuman beralkohol di Kota Sorong.
“Serta juga sesuai Permen Lingkungan hidup dan kehutanan Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM. 1/12/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang diindungi,” ujarnya seraya menambahkan pelaku (pemilik Miras) masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kita masih deteksi keberadaan pelaku, kemungkinan agak kesulitan karena barang ini ditinggalkan begitu saja,
Disamping itu, hal ini lakukan sebagai salah satu upaya membantu pemerintah daerah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Sorong.
“Ini juga salah satu cara upaya kita membuat situasi Kota Sorong kondusif, apalagi kedepan akan ada penyelenggaraan Pemilu. Barang temuan ini juga adalah salah satu cara mencegah dampak sosial, gangguan keamanan terhadap situasi Kota Sorong,” pungkasnya.(rin)















