Pangdam Beri Pembekalan Latihan Pratugas Ops Pamops Mobile RI-PNG

SORONG – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., didampingi Danrem 181/PVT Brigjen TNI Juniras Lumbantoruan, S.Sos., MSi memberikan Pembekalan Latihan Pratugas Ops Pamops Mobile RI-PNG bertempat di Yonif RK 762 / VYS Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Klawalu, Distrik Sorong Timur, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (02/06/2023).

  Pangdam Mayjen Gabriel Lema menyampaikan bahwa masyarakat sudah percaya dengan kita semua dan sudah siap dalam segala hal, dengan adanya perkembangan di dunia walaupun penugasan di Papua dan TNI mempunyai kekuatan serta melaksanakan tugas operasi, Yonif RK 762 / VYS setiap saat siap bergerak untuk menjaga kedaulatan terhadap negara dan bangsa, sudah menyiapkan kekuatan khusus dalam keadaan tidak mengenal waktu.”Saya tahu bahwa dengan adanya dukungan dan dorongan semuanya harus menjaga serta mendukung dengan kemampuan profesionalnya,” ujarnya.

  Dikatakan pula bahwa, kekuatan dalam diri harus terus dilatih demi bangsa dan negara serta menjadi prajurit yang handal dan profesional. Masih banyak tugas yang tidak kalah pentingnya dengan operasi perbatasan dan prajurit Yonif RK 762/VYS mempunyai tugas khusus, sebagai pasukan khusus infanteri tidak akan pernah menyerah demi kedamaian bangsa dan negara, prajurit yang terlatih tentunya akan membawa keberhasilan dan kesuksesan di masa yang akan datang.

  “Kekuatanmu adalah kekuatan kompi jangan hal itu disepelekan pada saat penugasan, semuanya harus saling bekerjasama dan saling menjaga hirarki, loyal setiap perintah yang diberikan, karena kalian adalah satu keluarga, kalian harus memahami tugas operasi karena itu akan membawa sebuah keberhasilan nantinya kalian akan tahu sendiri di medan tugas, di daerah operasi saya perintahkan jangan main-main karena sudah banyak rekan kita sudah gugur di medan tugas demi NKRI,” tegasnya.

  Pangdam berpesan pahami setiap daerah yang menjadi operasi, tingkatkan kewaspadaan dan kepekaan karena itu akan membawa keberhasilan di tempat operasi. Prajurit harus tahu hal-hal apa yang menjadi kendala di daerah operasi, naluri harus terus dipertajam demi keselamatan bersama, prajurit harus mengenal wajah pemimpin kelompok KKB di Maybrat.”Tugas kalian sangat berat jangan main-main karena kelompok mereka mempunyai intelijen dibawah pimpinan Arnoldus Jansen Kocu (AJK). Apabila kalian sudah mengetahuinya segera melaporkan sesuai hirarki di pos supaya ditindak lanjuti,” tegasnya.

  Dua kompi bertanggung jawab menyelesaikan permasalahan KKB di Maybrat dan prajurit pasti bisa melakukan hal itu, laksanakan tugas dengan baik. Pangdam tidak menghadirkan satuan-satuan lain karena yakin terhadap prajurit Yonif RK 762/VYS bahwa bisa dan mampu, maka dari itu jangan main-main dan bawa turun AJK, dalam penugasan yang paling utama adalah taat kepada agamanya masing-masing, menjalankan kepercayaan yang telah dianutnya jangan sampai lalai, berangkat lengkap kembali juga harus lengkap.

  Turut hadir, Asops Kasdam XVIII/Ksr Kolonel Inf. Aswin Kartawijaya, Dan Brigif 26/GP Kolonel Inf. Ricardo Siregar, S.H., M.Tr.han, Kasiter Kasrem 181/PVT Kolonel Inf. Prasetyo Djoko Tjahjono Setiawan, M.Si, Kasiops Kasrem 181/PVT  Kolonel Inf Arfan Yohan Wihananto ,S.IP .M.M.S. Dandim 1802/Sorong Letkol Cpn. Andi Sigit Pamungkas, SE, M.IP, Danyon RK 762/VYS Letkol Inf. Feri Wijaya, S.Hub., Int., Danyon Zipur-20/PPA  Letkol Czi Tri Wibowo Angga Astono, Pabandya Lat Dam XVIII/Ksr Letkol Inf. Danan Wisnubrata.(*/akh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!