
SORONG–Sebagai salah satu bentuk upaya menurunkan angka stunting di Kota Sorong, Pemerintah Kota Sorong Launching Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Kota Sorong, yang bertempat di Samping Kantor Kelurahan Kampung Baru, Distrik Sorong Kota.
“Sekalipun rumah pemulihan gizi terlihat kecil, tapi bukan masalah kecil dan besarnya yang kita lihat, tapi bentuk pelayanannya dan cepat dalam penanganannya yang paling terpenting,” tegas Pj Wali Kota Sorong, George Yarangga, A.Pi.MM usai melaunching RPG.
George memberikan apresiasi kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Sorong, yang telah melihat sejumlah bangunan di beberapa kelurahan, untuk dijadikan RPG.
Dikatakan bahwa jika RPG saat ini ada di Kelurahan Kampung Baru yang terletak di Pusat Kota Sorong, setidaknya ada juga RPG di Kelurahan Klasaman dan Saoka.
“Jadi ada 3 titik yang mungkin harus disiapkan seperti ini, sehingga memberikan kemudahan pelayanan bagi tim TPPS untuk memberikan pelayanan cepat, dalam upaya menurunkan angka stunting. Harapannya, pada tahun 2023 ini, bisa turun 17%, dan 14% pada tahun 2024,” ungkapnya.
Pj wali kota juga menjelaskan bahwa angka stunting mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kota Sorong, mulai dari 19,9% menjadi 27%. Sehingga, sebagai Pj wali kota, memberikan apresiasi bagi seluruh pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, yang telah memberikan sumbangan dan kepedulian, sehingga upaya penurunan angka stunting dapat berjalan hingga saat ini.
“Jadi dengan sumbangan-sumbangan itu, kita telah peduli kepada anak-anak yang merupakan generasi emas 2045. Jadi sekecil apapun yang kita perbuat, itu berharga bagi mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Rumah Pemulihan Gizi, merupakan pusat rehabilitasi gizi dengan pelayanan gizi secara komprehensif terhadap balita gizi buruk. RPG juga diharapkan dapat menekan masalah stunting di Kota Sorong. Seperti diketahui, stunting merupakan masalah pada pertumbuhan anak-anak yang mengalami stunting, dikarenakan tidak terpenuhinya nutrisi selama masa kehamilan.
“Saya berharap bahwa ini benar-benar dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Saling berkoordinasi antara tim yang sudah terbentuk, baik dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), BPJS Kesehatan, BPS, dan kita semua, baik di Kota/Povinsi, maupun koordinasi dengan pusat untuk mendapatkan bantuan dalam upaya penanganan,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong yang jabat sebagai Ketua TPPS, Rudy R. Lakku, S.Pi.MM bahwa, kegiatan launching RPG merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kota Sorong.
“Dengan adanya TPPS, kita hendak mensinergikan kegiatan ini, supaya kegiatan penurunan angka stunting dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai sektor. Tujuan akhir adalah, mempercepat penurunan angka stunting,” tegasnya.
Kegiatan lainnya yang sudah dilakukan adalah, melaksanakan pemantauan di lapangan, termasuk pemberian bantuan makanan bergizi dan pengobatan yang dilakukan Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (P2KB), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat.
“Di rumah ini, anak-anak yang terpapar stunting akan diberikan penanganan secara khusus, entah pengobatan maupun pemberian makanan bergizi, sehingga mereka pada akhirnya bisa terbebas dari dari stunting,” katanya.
Dikatakannya, RPG juga sebagai rujukan bagi puskesmas dalam menangani stunting, sebelum dilanjutkan ke Rumah Sakit, apabila kasus yang harus ditangani adalah berat. Kemudian, kegiatan tersebut dibiayai swadaya pimpinan OPD dan orang tua asuh, baik Pj. Wali Kota Sorong, pimpinan OPD, dan unsur-unsur lain, baik vertikal maupun otonom.
“Total yang terkumpul sampai saat ini adalah 55 juta,” pungkasnya.
Dari Pantauan Radar Sorong, acara dilanjutkan dengan Pembukaan selubung papan nama RPG oleh Pj. Wali Kota Sorong, George Yarangga. Kemudian Pengguntingan pita RPG oleh Ketua TP PKK Kota Sorong, Jacqualine M. Yarangga. Serta Penyuapan makanan bergizi dan pemberian makanan tambahan kepada anak yang terpapar stunting, oleh Pj. Wali Kota Sorong, George Yarangga.(zia)











