SORONG-Pada April 2023, Kota Sorong mengalami inflasi year on year sebesar 4,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,79. Inflasi yoy tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 6,75 persen dengan IHK sebesar 121,12 dan terendah terjadi di Pangkal Pinang sebesar 2,78 persen dengan IHK sebesar 114,15.Hal tersebut dikatakan Kepala BPS Kota Sorong Ir.Merry.M.P.

Dijelaskan bahwa Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2023 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Sorong, pada April 2023 terjadi inflasi yoy sebesar 4,02 persen, atau terjadi ke kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,43 pada April 2022 menjadi 112,79 pada April 2023.
“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 2,41 persen,” katanya.
Kemudian kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,77 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,79 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 5,02 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,90 persen, kelompok transportasi sebesar 14,28 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 6,65 persen. Serta kelompok pendidikan sebesar 0,45 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,12 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,14 persen.
“Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi yoy pada April 2023, antara lain bensin, angkutan dalam kota, rokok kretek filter, angkutan udara, beras, rokok putih, seragam sekolah anak, bahan bakar rumah tangga, kangkung,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi, yaitu dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,51 persen.
“Sehingga, Tingkat inflasi month to month April 2023 sebesar 0,01 persen dan tingkat inflasi year to date April 2023 sebesar 1,66 persen,” pungkasnya.(zia)















