SORONG-Dikategorikan sebagai pemecah rekor penyelenggaraan Turnamen Futsal di Kota Sorong. Assosiasi Ojek Distrik Sorong Kepulauan menggelar Doom Futsal Thropy yang diikuti oleh 93 tim Futsal, bertempat di Aula Serba Guna, Doom Kota Sorong. Minggu 26/3).
Doom Futsal Trophy tersebut melibatkan 93 team diantaranya 77 team laki-laki dan 19 team perempuan. Dengan uang pendaftaran senilai Rp 500 ribu untuk tim laki-laki dan Rp 300 untuk tim perempuan. Pelaksanaan turnamen ini direncanakan selama 20 hari.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sorong, Fanik Tehupeiory menjelaskan turnamen kali ini merupakan turnamen dengan tim terbanyak untuk club futsal di Kota Sorong.
“Kami memberikan dukungan kepada panitia yang merupakan Asosiasi Ojek di Distrik Sorong Kepulauan, karena sudah memberikan perhatian. Karena tidak mungkin ojek memberikan perhatian kepada olahraga ini, susah yah. Tapi karena kepedulian mereka di Distrik Kepulauan ini sehingga ada turnamen ini,”jelasnya kepada awak media.
Selain itu, Fanik menekankan jumlah tim yang cukup banyak ini, turnamen tersebut harus berakhir dalam 20 hari atau sesuai dengan jadwal.
“Jadi harus selesai dalam 20 hari ini. Panitia juga harus memimpin kegiatan ini dengan baik sehingga bisa selesai dengan baik sesuai jadwal,”ujarnya.
Pemuda Pulau Doom, Rinoldy Rumfek menambahkan sebagai anak doom, ia merasa terpanggil untuk melaksanakan kegiatan turnamen futsal. Karena, mengingat pemuda doom yang kurang terakomodir, sehingga sebagai anak doom tentunya memiliki kerinduan untuk menciptakan wadah (tempat) menyalurkan bakat Futsal pemuda Doom.
“Wadah ini akan terus berkelanjutan untuk saat ini Doom Futsal Trophy pertama nanti akan ada lagi Doom Futsal Trophy kedua dan kita akan membuat momen ini setiap tahunnya dengan melibatkan seluruh pemuda yang ada di Distrik Sorong Kepulauan,”terangnya
Tujuan dari kegiatan ini, sambung Rinoldy untuk merangkul para pemuda Distrik Sorong Kepulauan guna menciptakan suatu kebersamaan sehingga tidak ada lagi jarak antar pemuda di Distrik Sorong Kepulauan.
Selain itu, tambah Rinoldy dengan kegiatan ini tujuan lainnya yakni untuk mempromosikan Pulau Doom, dimana sudah ada 1 komunitas yang dibentuk yakni Doom Love Comunnity yang dibangun atas rasa cinta.
Sebagai pemuda Doom, Rinoldy berharap melalui event ini dapat melahirkan atlet futsal yang kiranya bisa mewakili Provinsi Papua Barat Daya pada PON yang akan berlangsung di Sumatera Utara.
“Sebagai bocoran ada salah satu anak Doom yang akan bermain dalam Timnas Indonesia, dan tahun ini anak itu dengan saya akan berangkat ke Jakarta untuk mempersiapkan anak tersebut untuk mengikuti try out di London, Inggris,”pungkasnya,(juh)













