SORONG – Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Dr.Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si mengatakan bahwa, hari ini Jumat (16/12) kehadirannya pertama kali di Kota Sorong dalam kapasitas sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat Daya (PBD), ia merasa bersyukur berkesempatan melaksanakan shalat jumat berjamaah dengan semua jamaah di Masjid Agung Al Akbar Kota Sorong.
“Jadi ada dua kebahagiaan yang saya dapatkan hari ini yaitu pertama menginjakkan kaki di Kota Sorong dalam kapasitas sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, dan kedua bisa shalat jumat berjamaah di Masjid Agung Al Akbar, mudah-mudahan ini menjadi berkah dan mendapat ridho dari Allah SWT untuk memulai aktifitas tugas saya sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat Daya,” ujarnya seusai shalat jumat di Masjid Agung Al Akbar.
Musa’ad merasa bahagia dan memberikan apresiasi kepada umat muslim, ia minta umat muslim untuk bersama-sama dengan komponen umat yang lain menjaga ketentraman dan keamanan di Kota Sorong sebagai ibukota Provinsi PBD, dan juga di lingkup cakupan wilayah Provinsi PBD sehingga pembangunan bisa dilaksanakan secara optimal, dan harapan masyarakat untuk adanya perubahan sebagai wujud nyata dari adanya Provinsi PBD dapat diwujudnyatakan bersama dengan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat.
Dijelaskan pula oleh Musa’ad bahwa, Masjid Agung Al Akbar/Masjid Raya ini akan dijadikan icon di Provinsi PBD, dimana saat ini masih dalam tahap pembangunan. “Ini menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk pemerintah juga untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Raya ini, sehingga di Papua Barat Daya ada icon Masjid Raya, ada icon Katedral, atau icon-icon tempat ibadah lainnya, yang menunjukkan kebersamaan kita sesama umat beragama di Tanah Malamoi ini sebagai ibukota Provinsi Papua Barat Daya,” tegasnya.
Oleh karena itu Musa’ad
menghimbau kepada aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, BUMN, BUMD , swasta dan masyarakat pada umumnya untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk bersama-sama ikut menyelesaikan pembangunan Masjid Raya ini.”Karena ini sesuai tuntunan agama kita bahwa siapa yang berinfak atau beramal jariyah akan mendapat limpahan pahala dari Allah,” ujarnya.
Musa’ad juga menyampaikan bahwa dirinya secara pribadi membantu Rp 50 juta untuk pembangunan Masjid Agung Al Akbar/Masjid Raya.
Sementara itu pada shalat Jumat di Masjid Agung Al Akbar (16/12) yang bertindak sebagai khotib
Dr. Fardan Abdillah M, M.Pd.I dengan thema ‘Bertaubat Dekatkan Diri pada Allah SWT di Tahun yang Baru.’ Yang bertindak sebagai
Imam Ustadz Abdullah Abdurrahman, S.Pd. Turut hadir Danrem 181/PVT Brigjen TNI Wawan Erawan, SE, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf. Letkol Cpn Andi Sigit Pamungkas, SE, M.IP, perwakilan Pasmar 3, Asisten I Setda Kota Sorong H. Rahman, S.STP dan sejumlah pejabat Pemkot Sorong, anggota DPRD Kota Sorong H. Muhammad Taslim, Rektor IAIN Dr.H. Hamzah Khairiyah, Rektor Unamin Drs.H. Muhammad Ali, Rektor Unimuda Dr.H. Rustamadji, Ketua MUI Kota Sorong H. Abdul Manan Fakaubun, Ketua DMI Kota Sorong Drs.H. Kisman Rahayaan, MM, Ketua BKM Masjid Agung Al Akbar H. Abubakar Al Hamid, serta para tamu dan jamaah.(akh)
















