Tiga Diantaranya Siap Dioperasikan
SORONG- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua Barat mensosialisasikan tata cara pengelolaan Terminal Tipe B untuk 7 daerah kabupaten/kota di Papua Barat yang dibangun Terminal Tipe B. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Sumarti,SH.
Dijelaskannya bahwa terminal yang ada di Indonesia dibagi dalam 3 tipe terminal, yaitu terminal tipe A, terminal tipe B dan terminal tipe C yang telah dipisahkan kewenangannya menjadi milik pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah. Penentuan tipe dan kelas terminal dilakukan berdasarkan fungsi pelayanan, fasilitas pelayanan dan kewenangan.
Sementara itu, Kepala Bidang LLAJ Dishub PB, Ir. Khaerul Saad,MT didampingi Ketua Tim pelaksana kegiatan, Kasie Terminal Harold J.Umpain,ST kepada Radar Sorong, Selasa (13/12) mengatakan, kegiatan ini sudah dilaksanakan dbeberapa kali, namun adanya Covid-19 sehingga tidak dilaksanakan. ”Sehingga baru dimulai kembali yang kami laksanakan di Kota Sorong,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Perhubungan Papua Barat telah membangun 7 Terminal tipe B. ”Diantaranya 3 dalam tahap penyelesaian yaitu di Terminal Wosi Manokwari, Terminal Teluk Bintuni dan Terminal Kota Sorong yang sudah diharapkan tahun ini sudah siap dioperasikan. Kemudian 4 lainnya dalam masa pengerjaan secara bertahap yaitu Terminal Transiki Manokwari Selatan, Maybrat, Sorong Selatan dan Tambrauw,” jelasnya.
Menurutnya Terminal tipe B sesuai kewenangan antar kabupaten, kota di dalam satu provinsi. Yang menjadi kewenangan provinsi. ”Makanya kita provinsi membangun itu, untuk menghubungkan kabupaten, kota. Sosialisasi ini melibatkan rekan-rekan yang berada di kabupaten, kota yang di daerahnya ada dibangun terminal tipe B,” jelasnya.
Lanjut dikatakan, melalui sosialisasi ini, maka itu harus dipersiapkan model pengelolaannya. Tentu model pengolahan ini harus ada regulasinya, ada yang punya trik-triknya. Yang bisa menguntungkan daerah. Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ”Sesuai yang disampaikan pak Pj Gubernur bahwa Kedepannya Papua Barat ini harus harus bersifat mandiri. Dalam arti bagaimana kita mengelola potensi yang ada di daerah kita. Salah satu dengan keberadaan terminal. Jadi terminal ini kita berharap menjadi salah satu potensi peningkatan PAD di daerah-daerah yang akan mengoperasikan terminal tipe B,” ungkapnya.
Ia menambahkan dengan keberadaan Papua Barat Daya ini, sangat memungkinkan ada peningkatan status untuk segera merencanakan membuat terminal tipe A, antar Provinsi.(zia)













