Dua Wisudawan Terbaik UT Sorong Diberi Penghargaan

SORONG – Universitas Terbuka (UT) Sorong kembali melahirkan 156 intelektual baru dari 4 fakultas dan 1 Program Pascasarjana dan atau 15 Prodi. Program pascasarjana terdiri dari 1 orang Prodi Magister Administrasi Publik dan 1 orang dari Prodi Management SDM.
Manager Registrasi & Asesment UPBJJ UT Sorong, Dr. Muchlis Hafel, M.Si merincikan, wisudawan terbanyak berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 71 orang. Terdiri dari S1-PGSD sebanyak 38 orang, S1-PG PAUD sebanyak 30 orang, S1-Pendidikan ekonomi sebanyak 2 orang dan S1-Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak satu orang.
Selanjutnya Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik sebanyak 51 orang. Terdiri dari S1 Prodi Ilmu Hukum sebanyak 14 orang, S1 Prodi Ilmu Pemerintahan sebanyak 15 orang, S1 Prodi Ilmu Administrasi Negara sebanyak 18 orang, S1 Prodi Ilmu Komunikasi sebabyak 3 orang dan D3 Perpajakan 1 orang.
Kemudian, dari Fakultas Ekonomi dengan total 31 orang. Terdiri dari S1-Management 16 orang, S1-Akuntansi sebayak 12 orang dan S1-Ekonomi Pembangunan sebanyak 3 orang. Terakhir, Fakultas Sains dan Teknologi hanya satu orang dari Prodi Agribisnis dengan bidang minat penyuluhan dan komunikasi pertanian.
Dari total 156 wisudawan, dua diantaranya merupakan lukusan terbaik, yakni Nurul Lily Evikawati (S1 PGSD), lulus dengan IPK 3,92 dan Siswanto (S2 Magister Manajemen) lulus dengan IPK 3,89. Kedianya diganjar penghargaan setelah meraih IPK tertinggi pada wisuda kali ini.
Direktur UPBJJ UT Sorong, Safriyansah, S.Sos, M.Si mengucapkan selamat Dan sukses kepada seluruh wisudawan yang telah mempercayakan UT Sorong sebagai wadah untuk memperoleh pendidikan.
Safriansyah, juga megucapkan selamat kepada UT setelah adanya peralihan status UT menjadi PTN berbadan hukum. Dimana di usianya yang ke-38 tahun UT tumbuh semakin matang dan masih terus memperkuat diri menjadi cyber university yang handal dengan menyediakan berbagai layanan akademik berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang canggih.
Berbagai layanan akademik telah disediakan secara online oleh UT. Diantaranya toko buku dan bahan ajar digital, perpustakaan digital dan yang terpenting adalah adanya sistem ujian online.
“Hal tersebut memudahkan para masiswa yang memiliki keterbatasan waktu, tempat dan kesempatan untuk tidak harus mengikuti ujian secara Tatap muka. Namun bisa menggantikannya dengan ujian online Yang dapat dilakukan di mana saja selama terhubung dengan koneksi internet,” terangnya.
Beragam layanan bantuan belajar tersebut menunjukkan bahwa UT telah membiasakan mahasiswanya bersahabat dengan dunia digital sehingga para lulusan UT diharapkan bisa lebih percaya diri menghadapi perubahan dan tuntutan zaman.
Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dirinya UT juga dikabarkan akan membuka program studi baru seperti S1 Prodi sistem informasi dan S1 pariwisata. Dimana sebelumnya UT juga telah memiliki 43 program studi, yang mana 11 Prodi diantaranya telah terakreditasi A.
Selain itu UT juga telah membuka program level Pascasarjana serta program doktor dengan sistem pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran online.
“Ini adalah pertama kalinya dibuka di UT, program doktoral dengan skema sistem pendidikan jarak jauh. Diantaranya program Doktor ilmu manajemen dan program Doktor ilmu administrasi publik,” bebernya. (ayu)
















