MANOKWARI – Lahan percontohan perkebunan di Susweni yang berdekatan dengan rumah dinas Gubernur Papua Barat yang beberapa waktu dilakukan penanaman tanaman pangan lokal kini sudah bisa dipanen.
Pj Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw M.Si, Jumat (2/12) mendatangi lokasi lahan percontohan tersebut dan mulai memanen berbagai jenis tanaman pangan lokal salah satunya yakni bayam.
“Ini merupakan konsep atau bentuk yang bisa diterapkan oleh masyarakat di pekarangan rumahnya untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menuturkan jika masyarakat yang tak memiliki lahan yang cukup luas bisa menggantinya dengan menggunakan pot atau sejenisnya.
“Misalnya bayam ini bisa menggunakan pot saja,” tuturnya.
I a menjelaskan datang ke lokasi lahan percontohan tersebut awalnya hanya hendak meninjau, namun melihat ada yang bisa dipanen sehingga langsung melakukan panen.
Menurutnya, kita harus bisa mencontoh dari negara tetangga yakni New Zealand yang mana memiliki ribuan hektar lahan terbuka. Dirinya memiliki mimpi bahwa Papua Barat bisa memiliki ribuan hektar lahan terbuka.
“Itu mimpi saya, dan sekarang ini berawal dari semangat para OPD di Papua Barat yang mendapat tanggung jawab untuk melakukan penanaman tanaman pangan lokal,” ucap Waterpauw.
Ia mengungkapkan bahwa yang kita lakukan baru awal. Nantinya akan melibatkan para ahli untuk membuat lahan percontohan hingga menjadi laboratorium hidup yang bisa menjadi sebuah tempat pembelajaran bagi pelajar.
“Saya akan instruksikan untuk membahas hal ini. Dari Unipa, balai bahkan para ahli lainnya. Terutama dengan kearifan lokal,” ungkapnya.
“Jika ada masyarakat yang ingin melakukan hal yang serupa, pemerintah Papua Barat siap membantu bibitnya hingga peralatan penunjang lainnya,” tambahnya. (bw)
















