SORONG – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Kasim kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Community Involvement and Development (CID). Bersama Kelompok Pertanian Klayas, RU Kasim merayakan Panen Raya berupa komoditas bawang merah dan cabai di Kampung Klayas, Distrik Seget, Kabupaten Sorong.(27/8/26).
Panen raya ini bukan sekadar kegiatan rutin pertanian, melainkan tonggak penting lahirnya kemandirian dan ketahanan pangan berbasis komunitas lokal serta menjadi bukti nyata keteguhan serta dorongan inovasi masyarakat setempat. Lahan yang dulunya dikenal keras dan kering di wilayah Tanah Seget kini berhasil disulap menjadi lahan pertanian yang subur dan produktif.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance RU Kasim, Williamson Amamehi, menyampaikan rasa bangga serta apresiasinya atas tekad pantang menyerah yang ditunjukkan oleh warga Kampung Klayas.”Kilang Kasim sangat bangga melihat masyarakat Kampung Klayas mampu memaksimalkan segala dukungan pendampingan dan fasilitas yang ada hingga berhasil melakukan panen raya secara mandiri. Hari ini kita mencatatkan sejarah penting: bukti nyata bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dan dikembangkan sendiri di atas Tanah Papua” ungkapnya, Williamson juga menceritakan bahwa sebelum masuknya program pendampingan CID RU Kasim, wilayah Kampung Klayas menghadapi kendala struktural berupa kondisi tanah yang relatif keras dan kering, sehingga dinilai kurang ideal untuk budidaya tanaman hortikultura seperti bawang merah dan cabai.
“Panen raya bawang merah dan cabai ini merupakan capaian luar biasa. Kita tidak hanya memanen hasil bumi, tetapi juga memanen kemandirian ekonomi masyarakat. Hasil tani hari ini membuktikan bahwa Papua, khususnya Kampung Klayas, memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri tanpa harus terus bergantung pada pasokan luar daerah.”pungkasnya.
Dukungan serta pendampingan berkelanjutan dari RU VII Kasim juga mendapat respons positif dari pemerintah daerah setempat.
Kepala Distrik Seget, Albertho Kamumpat, mengutarakan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian industri terhadap kesejahteraan warga sekitar operasional kilang.”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dorongan serta pendampingan dari Kilang Kasim. Kontribusi ini terbukti memberikan dampak sosial yang nyata dan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat kami di Distrik Seget,” ucapnya.
Melalui sinergi yang kokoh antara Pertamina, Pemerintah Distrik Seget, dan masyarakat Kampung Klayas, keberhasilan panen raya ini membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat mampu mengubah tantangan geografis menjadi peluang pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan mandiri di Tanah Papua.(*/zia)














