SORONG – Tokoh Pemuda Papua Barat Daya, Maikel Jitmau, secara terbuka menyampaikan aspirasi agar Elisa Kambu, yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Papua Barat Daya.
Aspirasi tersebut disampaikan Maikel kepada Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai bentuk harapan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar kepemimpinan partai politik di daerah otonomi baru dapat dipegang oleh putra asli Papua.
Maikel menilai sosok Elisa Kambu memiliki kapasitas, rekam jejak, serta pemahaman yang kuat terhadap kondisi sosial, budaya, dan politik di wilayah Papua Barat Daya.
Menurutnya, kepemimpinan OAP di tubuh partai besar seperti Gerindra sangat penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat Papua terhadap proses politik.
“Kami berharap Ketua Umum Partai Gerindra Pak Presiden Prabowo Subianto dapat mempertimbangkan aspirasi ini. Papua Barat Daya adalah daerah baru, dan sudah saatnya orang asli Papua diberi ruang memimpin, agar kebijakan partai benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat Papua,” ujar Maikel, Selasa (27/1/26).
Maikel juga menegaskan bahwa pengusulan Elisa Kambu bukan semata-mata karena faktor kedaerahan, melainkan karena kapasitas dan komitmennya dalam membangun Papua Barat Daya.
Maikel menyebut, kehadiran OAP sebagai Ketua DPD Gerindra akan menjadi simbol penghormatan terhadap semangat otonomi khusus dan keberpihakan pada masyarakat lokal.
Menurut Maikel, selama ini Partai Gerindra dikenal sebagai partai nasionalis yang terbuka dan memberi ruang bagi kader-kader daerah untuk berkembang. Oleh karena itu, ia optimistis aspirasi tersebut akan mendapat perhatian serius dari pimpinan pusat partai.
“Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang representasi dan keadilan politik. Kami ingin Gerindra semakin dicintai rakyat Papua karena benar-benar menghadirkan pemimpin dari tanah Papua sendiri,” tambahnya.
Maikel berharap keputusan yang diambil nantinya dapat memperkuat konsolidasi partai Gerindra di Papua Barat Daya sekaligus mendorong partisipasi politik masyarakat, khususnya generasi muda Papua, dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang sejalan dengan kepentingan daerah.(zia)















