MAKASSAR-Dalam rangka Peningkatan Sumber Daya Manusia(SDM) Aparatur Sipil Negera (ASN) di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menjalin kerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman yang dilakukan antara Pj Gubernur Dr.Drs.Muhammad Musa’ad, M.Si dan Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, di Lantai 8 UNHAS, Makassar beberapa waktu lalu.
Pj Gubernur mengatakan, UNHAS merupakan salah satu Universitas terbesar di kawasan Timur, sehingga ada beberapa hal yang menjadi fokus pemerintah diantaranya peningkatan sumber daya manusia pada bidang tertentu.
“Seperti bidang kesehatan, minyak, gas serta sumber kelautan dan perikanan. Itu bagian dari upaya kita kedepan untuk bisa memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi itu tanpa merusak lingkungan,” katanya.
Pj Gubernur juga menjelaskan MoU tersebut sebagai langkah peningkatan SDM ASN. Tujuan utamanya yakni memperkuat Pemerintahan di Papua Barat Daya.
“Bagi ASN kita bisa studi lanjut disini, bukan studi formal saja tapi studi bersifat afirmasi juga bisa,” ungkapnya.
Lanjutnya, dengan mouakan ada pembinaan terhadap Universitas Kedokteran yang ada di Papua Barat Daya. Supaya mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan yang utuh termasuk binaan pengembangan rumah sakit. Ia juga berharap rumah sakit yang ada kedepannya bisa naik jadi tipe B bahkan A.
Sementara itu, Rektor UNHAS, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc mengatakan, ada beberapa poin kerjasama yang menjadi titik takan MoU yakni SDM, kedokteran dan sejumlah produk lain yang di kerjasamakan. Dan tentu UNHAS akan ikut mensuport dan meletakan pondasi dalam pengembangan Papua Barat Daya.
“Kita akan mendukung rencana induk pengembangan baik bidang kesehatan maupun ekonomi termasuk peningkatan SDM,” katanya.(zia)















