• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Rabu, 26 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Tiga Tahun Capaian IDL Menurun Drastis

by admin
17 Mei 2022
in Metro Sorong
0
Tiga Tahun Capaian IDL Menurun Drastis

Suasana Media Briefing Dinkes Papua Barat bersama Insan Pers. AYU/ RADAR SORONG

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG – Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bagi anak mengalami penurunan drastis dalam 3 tahun terakhir, sejak hadirnya COVID-19. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Nurmawati.

“Selama masa pandemi, banyak hal yang tidak bisa dilaksanakan dengan optimal. Termasuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan imunusasi. Sehingga hal tersebut berdampak pada turunnya capaian imunisasi rutin lengkap bagi anak,” ugkap dr. Nurmawati.

Berita Terkait

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

21 Agustus 2026
8
Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

21 Agustus 2026
10
Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

20 Agustus 2026
165

Nurmawati membeberkan, berdasarkan data rutin terbaru Kementerian Kesehatan RI, capaian IDL menurun secara signifikan sejak awal pandemi pada tahun 2020 dari 84,2% menjadi 79,6% pada tahun 2021.

ADVERTISEMENT

“Sementara di Provinsi Papua Barat, capaian IDL juga mengalami penurunan sejak pandemi COVID-19. Yakni dari 84,1% pada tahun 2019 turun menjadi 66,4% di tahun 2020 dan 60,4% pada 2021,” beber dr. Nurmawati.

Dikatakan Nurmawati, penurunan IDL tersebut sangat berisiko menjadi penyebab KLB (Kejadian Luar Biasa) Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Sebab sekitar 800 ribu anak di seluruh Indonesia berisiko lebih besar tertular penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan vaksin seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio.

Dimana untuk Papua Barat, kasus PD3I campak – rubela masih ditemukan hampir di setiap tahunnya. Bahkan penilaian risiko campak nasional menyebutkan, Papua Barat merupakan provinsi dengan risiko campak – rubela tertinggi.

“Pada tahun 2018 dan 2019, Papua Barat juga mengalami KLB Difteri, dengan kasus kematian yang sangat tinggi. Bukan tidak mungkin jika KLB kembali terjadi di Papua Barat jika capaian IDL tidak terus dikejar,” ungkapnya.

Menurut Nurmawati, penurunan capaian imunisasi rutin disebabkan oleh berbagai faktor termasuk gangguan rantai pasokan, aturan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM, dan berkurangnya ketersediaan tenaga kesehatan, yang menyebabkan penghentian sebagian layanan vaksinasi pada puncak pandemi COVID-19.

“Hasil survei Kementerian Kesehatan dan UNICEF yang dilakukan pada tahun 2020 juga menemukan bahwa setengah dari orang tua dan pengasuh enggan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan karena takut tertular COVID-19. Kemudian di nenerapa Faskes, Nakes untuk melayani pemberian imunisasi juga terbatas karena tenaganya difokuskan untuk memberikan pelayanan vaksin COVID-19,” lanjut Nurmawati.

Untuk mengejar capaian IDL tersebut, sejak awal Mei hingga Juni 2022 mendatang, pemerintah menyelenggarakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Papua Barat. Dalam pelaksanaan BIAN terdapat 2 kegiatan utama, yakni imunisasi tambahan dengan pemberian satu dosis imunisasi campak – rubela (anak usia 9 bulan – 12 tahun). Serta kegiatan imunisasi kejar dengan pemberian satu atau lebih jenis imunisasi kepada anak berusia 1-5 tahun untuk melengkapi status imunisasi yang belum lengkap ketika masih bayi atau berumur dibawah 1 tahun.

“Pelayanan imunisasi selama BIAN akan diberikan di Puskesmas, Posyandu, PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Sehingga para orang tua dan pengasuh anak dapat membawa dan memastikan anaknya untuk mendapatkan imunisasi,” tambahnya.

Sasaran BIAN di Papua Barat dilakukan imunisasi tambahan campak – rubela pada usia 9 bulan-12 tahun sebanyak 231.444 anak. Sementara imunisasi kejar dengan sasaran usia 1-5 tahun diperkirakan sebanyak 24.416 anak. Dimana sasaran terbanyak berada di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.(ayu)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pura Ksatria Shanti Bhuana Datangkan Material dari Gunung Agung

Next Post

Administrasi Caleg PKS Diverifikasi Internal

Related Posts

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong
Metro Sorong

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

21 Agustus 2026
8
Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan
Metro Sorong

Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

21 Agustus 2026
10
Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat
Metro Sorong

Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

20 Agustus 2026
165
Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Pelaku Curanmor
Metro Sorong

Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Pelaku Curanmor

18 Agustus 2026
65
Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa
Metro Sorong

Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa

18 Agustus 2026
15
Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-81, Wali Kota Dorong Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat
Metro Sorong

Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-81, Wali Kota Dorong Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat

17 Agustus 2026
15
Next Post
Administrasi Caleg PKS Diverifikasi Internal

Administrasi Caleg PKS Diverifikasi Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

26 Agustus 2026
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

26 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!