Kerahkan 100 Orang Tenaga Kesehatan

SORONG-Jelang HUT ke-78 Tentara Republik Indonesia (TNI) yang jatuh pada tanggal 5 Oktober. TNI melakukan berbagai rangkaian kegiatan bakti kesehayan.
Selama 3 hari, ditargetkan, 2.100 masyarakat Sorong dapat pelayanan kesehatan gratis.
Bakti sosialyang dilakukan TNI berupa pemeriksaan kesehatan, donor darah, pemeriksaan gigi dan khitanan massal yang dilaksanakan di sejumlah tempat di wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong selama 3 hari kedepan atau mulai tanggal 24 hingga 26 September 2023.
Hari pertama di Alun-Alun Aimas Kabupaten Sorong, Minggu (24/9), pelayanan kesehatan gratis mulai dirasakan masyarakat.
Tak hanya itu, berbagai stan pameran juga disiapkan di Alun-alun, Aimas, Kabupaten Sorong. Setiap stan menjual berbagai aneka kerajinan, makanan dan pameran. Selain itu juga, diadakan pembagian door prize dengan berbagai hadiah menarik serta juga akan dilaksanakan pembagian sembako.
Panglima Koarmada III, Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi mengatakan bakti kesehatan berupa khitanan yang dilaksanakan di dua tempat di Alun-alun Aimas dan Lantamal XIV Sorong dengan target 100 anak. Kemudian, donor darah ditargetkan 1000 orang dan pengobatan gigi, pengobatan umum dan operasi mata katarak.
“Jadi ada donor darah, kami targetkan 1000 orang, di alun-alun 700 orang dan di Korem 300 orang. Kami juga melaksanakan pengobatan gigi, pengobatan umum dan operasi mata katarak, tergetnya juga 1000 orang,” ungkapnya.
Pangkoarmada III meminta agar masyarakat memanfaatkan TNI dengan sebaik-baiknya sebab TNI ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Papua Barat Daya. Dia juga menuturkan bakti kesehatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari kedepan.
“Kami juga akan buat hiburan-hiburan di sini, nanti pada puncaknya kami juga akan melaksanakan upacara HUT TNI di sini. Dan sebagai gongnya pada 6 Oktober 2023 di Pasar Mariat kami akan melaksanakan pergelaran Wayang Kulit pertama di Sorong ini,” tambahnya.
Pangkoarmada III menambahkan Panglima TNI memberikan 3 poin yakni profesional, bisa memiliki alutsista yang bagus kemudian maju dan tangguh. Namun tetap difokuskan pada manunggalnya TNI bersama rakyat.
“TNI ini dari rakyat dan untuk rakyat, mari manfaatkan sebaik-baiknya,” paparnya.
Danrem 181/PVT Brigjen Juniraa Lumban Torouan menambahkan keberadaan TNI dan Polri menunjukkan kepada masyarakat bahwa meski TNI/Polri berbeda pakaian dan kegiatan namun dalam kegiatan ini menyatukan semua unsur tersebut.
“Kami menyatakan kebersamaan kami bersama rakyat. Kami semua ada di sini, kegiatan ini kita laksanakan dengan kebersamaan dan kesederhanaan,” paparnya.
Kadiskes Koarmada III Ltk Laut ( K dr.M.Solikhin,SpKFR menuturkan untuk pengobatan umum, yang diobati adalah penyakit ringan dan pemeriksaan-pemeriksaan. Namun bila dibutuhkan untuk pemeriksaan lanjut akan disarankan ke rumah sakit yang bisa menangani.
“Kami melibatkan 100 orang tenaga kesehatan dari TNI, Polri, Puskesmas setempat dan PMI juga,” pungkasnya.(rin)















