NTT– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyampaikan adanya penurunan kualitas layanan TelkomGroup pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya, Minggu (16/8/2026).
Executive Vice President Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, mengatakan gangguan layanan terutama disebabkan oleh kendala pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak serta kerusakan pada beberapa perangkat akibat gempa.
“Penurunan kualitas layanan TelkomGroup terutama disebabkan oleh kendala pasokan listrik di wilayah terdampak dan sejumlah kerusakan perangkat akibat gempa,” kata Rachmad dalam holding statement, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, proses pemulihan layanan masih sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak. Meski demikian, TelkomGroup telah mengambil langkah penguatan dengan mengaktifkan genset tambahan berkapasitas terbatas untuk menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan.
Pengoperasian genset tersebut juga dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan layanan telekomunikasi dan digital di wilayah yang terdampak bencana.
TelkomGroup, lanjut Rachmad, terus mengerahkan tim teknis dan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat proses perbaikan sehingga layanan dapat kembali normal sesegera mungkin.
“TelkomGroup terus melakukan langkah percepatan perbaikan dengan mengerahkan tim teknis dan sumber daya yang diperlukan agar layanan telekomunikasi dan digital dapat segera kembali normal,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat yang terdampak atas penurunan kualitas layanan selama proses pemulihan berlangsung.
TelkomGroup juga menyampaikan apresiasi atas pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan layanan pascagempa dilakukan.














