SORONG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Papua Barat, kembali mengadakan sosialisasi terhadap manfaat perlindungan program BP Jamsostek. Kali ini, Rabu (25/1) sosialisasi menyasar kepada sejumlah ketua RT/RW, Kader PKK, Kader Posyandu hingga Kader Lansia yang ada di Kelurahan Klakubik Distrik Sorong Kota.
Kepala BP Jamsostek Cabang Papua Barat, Nasrullah Umar menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bentuk respon kepedulian pihak BPJamsotek pada peraturan daerah kota Sorong Nomor 6 Tahun 2019. Dimana didalamnya diatur terkait pedoman pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) di Kota Sorong. “Dalam Perda tersebut pada Bab V Pasal 11 tentang Penetapan Peserta, disebutkan, perangkat RT/RW juga termasuk sebagai salah satu sasaran yang seharusnya terlindungi oleh program BP Jamsostek,” terang Nasrullah Umar.
Ia membeberkan, sejauh ini sudah ada sekitar 1.084 perangkat RT/RW di wilayah Sorong yang tercover sebagai penerima perlindungan BP Jamsostek. Menurut Umar, para perangkat RT/RW memang sepatutnya harus dilindungi oleh pemerintah melalui program BP Jamsostek. “Hal tersebut sebagai antisipasi untuk meminimalisasi adanya risiko yang mungkin terjadi saat perangkat RT/RW melaksanakan tugasnya,” kata Nasrullah.
Nasrullah mengatakan, manfaat dari program perlindungan BP Jamsostek ini sudah dirasakan oleh beberapa perangkat RT/RW di beberapa wilayah. Manfaat tersebut diberikan dalam bentuk santunan kematian senilai Rp 42 juta rupiah. “Kita sudah memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) untuk perangkat RT/RW yang meninggal dunia. Yaitu atas nama Husen Manknum, selaku Perangkat RT/RW di Dum Barat dan Almarhum Tawakal Panggala selaku perangkat RT/RW di Klawalu. Santunan masing-masing senilai Rp 42 Juta rupiah tersebut diterima langsung oleh ahli waris,” tambahnya.
Ia berharap masing-masing lurah dapat memberikan pemahaman kepada perangkat RT/RW serta masyarakat umum, terkait pentingnya perlindungan BP Jamsostek. “Jika dibutuhkan, kami juga siap turun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan program BP Jamsostek di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Sorong ini,” tutupnya. (ayu)















