“Serahkan 2 Ekor Sapi Kurban

SORONG- Intelektual Maybrat, Elisa Kambu, S. Sos, dalam memenuhi undangan Misa Peresmian dan Pentabisa Gedung Gereja Santo Yosef Ayawasi (29/6), menyempatkan waktu bersilaturahmi dengan kepala kampung serta tokoh masyarakat di Kampung Bumi Ajo, Kampung Hasik Jaya, Kampung Kamisabe, Kampung Tokas dan beberapa Kampung sekitarnya di wilayah moswaren Raya (27/6).
Khusus di Kampung Bumi Ajo SP 1 dan Kampung Hasik Jaya Distrik Moswaren, Elisa Kambu dan keluarga menyerahkan dua ekor sapi kurban kepada umat muslim di dua kampung tersebut sebagai wujud apreseasi dan dukungan kepada umat muslim yang merayakan hari raya kurban (Idul Adha).
Dalam silaturahminya, Bupati Asmat Provinsi Papua Selatan itu mengatakan, bahwa Indonesia adalah bangsa yang hebat karena memelihara perbedaan ras, suku dan agama, dan itu menjadi kekuatan serta harta terbesar yang patut kita pelihara, kita lestarikan sampai dunia akhirat.
“Tuhan begitu baik, menempatkan malaikat- malaikat (saudara non Papua) dari daerah lain datang bersama- sama untuk membangun negeri ini. Itu sebabnya kita harus sepakat bahwa dimana bumi dipijak, disitu langit di junjung, kewajiban kita adalah saling merangkul, saling memelihara persatuan saling menghargai. Kita bukan orang lain lagi, tetapi kita adalah satu keluarga besar,” ucapnya sembari menambahkan bahwa, kita ini satu, tidak ada perbedaan, tidak boleh menciptakan diskriminasi dalam pelayanan.
Sebagai politisi PDIP, lanjut Elkam (sapaan akrabnya) kita harus mengakui bahwa yang mampu membuat perubahan di tanah Papua itu karena PDIP. Dibuktikan dengan pemekaran provinsi, kabupaten, Distrik dan Kampung di tanah Papua dilakukan oleh sistem yang dipimpin PDIP.
“Cari dalam sejarah bangsa manapun, tidak ada satupun negara yang mampu memekarkan provinsi dalam waktu bersamaan, hanya Jokowi. Tujuannya untuk memperpendek rentang kendali pelayanan dan aksebilitas pemerintah kepada masyarakat, memberi akses politik dii daerah maupun nasional,” tandasnya.
Oleh karenanya keberagaman yang merupakan berkat itu harus dijaga dengan baik. Dan untuk melanjutkan kepemimpinan nasional hanya Ganjar Pranowo yang tepat melanjutkan estafet kepemimpinan Jokowi. “Kita siap kerja untuk Ganjar Pranowo melanjutkan estafet kepemimpinan Jokowi lima tahun kedepan. Silahkan, DPR boleh beda. Tapi presiden harus satu yaitu Ganjar Pranowo.
Di kesempatan yang baik itu, Kepala Kampung Hasik Jaya, Hariono didampingi tokoh ikaswara Toha dan sejumlah masyarakat yang hadir menyambut baik kehadiran sosok Elisa Kambu yang hadir ditengah tengah mereka.
Dalam bagi komunitas transmigrasi yang di Moswaren berpendapat bahwa Orang papua dasarnya orang adalah orang baik, tidak pendendam, tidak mengeluh, berbuat baik, tidak pendendam. ” Masalah suara, tidak usah khawatir. Untuk bumi Ajo, bapa sdh datang di sini, dua kampung ini kami siap. ” Untuk provinsi, apalagi presiden. Ganjar itu harga mati untuk kami.”tandasnya. Silaturahmi pun diakhiri dengan jamuan kasih bersama. (ris).















