• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 24 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Selamatkan Terumbu Karang Raja Ampat, Gubernur PBD Canangkan Pemasangan Mooring Buoy di Pulau Fam

by REDAKSI
22 Januari 2026
in Berita Utama
0
Selamatkan Terumbu Karang Raja Ampat, Gubernur PBD Canangkan Pemasangan Mooring Buoy di Pulau Fam
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG– Guna menjaga kelestarian terumbu karang di Kabupaten Raja Ampat, Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu, S.Sos menyaksikan launching pemasangan fasilitas  tambat labuh (Mooring Buoy) di Peraran Kepulauan Fam Kabupaten Raja Ampat, Rabu, 21 Januari 2026.

Pemasanga mooring buoy di Perairan Pulau Fam Raja Ampat. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Dimomen penting ini, Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyaraka adat, lembaga pendidikan, pengelola homestay di area VI Perairan Kepulaun Fam.

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Mooring buoy yang sudah terpasang. (Rosmini/RadarSorong)

Dalam laporannya, Kepala BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi  di Perairan Kepulauan Raja Ampat, Syafri Tuharea mengungkapkan  bahwa lebih dari 200 kapal wisata yang masuk ke dalam Kawasan konservasi perairan Raja Ampat memanfaatkan lebih dari 160an titik situ selam pada habitat penting.

Penyerahan bantuan disela acara pencanangan pemasangan mooring buoy di Pulau Fam Raja Ampat. (Rosmini/SuaraSorong.com)

“Dimana salah satu dampak yang berpotensi besar merusak terumbu karang kita adalah lego jangkar yang tidak terpantau dan terkendali,”ujarnya. Pemasangan mooring  buoy secara simbolik sebagai jawaban dan salah satu upaya menyelamatkan terumbu karang dari kehancuran.

Dikatakan Syafri Tuharea, sarana mooring hari ini dipasang di Kawasan konservasi  area VI Kepulauan Fam sebanyak 6 unit.  Dari 6 unit mooring buoy tersebut  4 unit merupakan bantuan dari Konservasi Indonesia (KI), dan 2 unit dari BLUD Raja Ampat.

“Kalau ini kita pasang 6 unit  berarti sudah ada 8 unit mooring buoy. Dua unit di biostom dan 6 kita pasang hari ini. Dan kemudian kita pasangan di Misool. Tahun ini dari Pemda Raja Ampat  ada 4 unit, kemudian dari BLUD ada 4 tersisa, dan Kementerian Kelautan ada 20 unit tahun ini,  mudah-mudahan bisa terealisir,”ujar Syafri kepada media.

Ia juga mengatakan, untuk pemasangan mooring buoy, ada 45 titik yang sudah disurvei, dan ditargerkan  dipasang sebelum masa tahun berlakunya.

“45 titik itu datanya 5 tahun berlaku.  Kalau sudah 5 tahun disurvei lagi. Oleh karena itu kami mengejar target mengisi di 45 titik itu,”terangnya.

Secara keluruhan, Syafri mengungkapkan, ada  sekitar 170 titik yang harus dipasang mooring buou.  Mooring buoy ini  sebagai alat kendali pengguna Kawasan yang menyelamatkan  situ-situ selam di habitat .

“Sebagai alat kendalai ini maka ini juga sebagai tiket  mau masuk ke bioskop, oleh karena itu siapa yang tidak punya kuota masuk ke mooring buoy maka dia menunggu dulu, harus antri dulu,”tandasnya.

Setelah pemasangan mooring bouy, dikatakan nantinya ada titik-titik dimana speed boat yang mengangkut turis itu harus lewat.

75 % Terumbu Karang di Dunia Ada di Raja Ampat

Sementara itu, Senior Vice President  &  Executive Chair  Konservasi Indonesia, Meizani Irmadhiany dalam sambutannya memuji keindahan Raja Ampat sebagai surga di muka bumi, terletak di jantung segitiga terumbu karang.

“Terumbu karangnya sangat indah sekali. Mayoritas, 75  persen terumbu karang di dunia ada di Raja Ampat. Dan keunikan Raja Ampat ini karena memang sudah terjaga dari generasi ke generasi,  tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah yang ada di sini, dan kami juga bangga bisa jadi mitra di sini (Raja Ampat, Red),”ujarnya.

Dikatakan Meizani,  terumbu karang yang indah di Raja Ampat bukan hanya penting untuk dunia  wisata, tapi juga penting untuk masyarakat Raja Ampat  dan penting untuk perlindungan yang ada di pesisir pantai Raja Ampat.  Mega fauna yang ditemukan di Raja Ampat sangat indah.

Dengan segala potensi keindahalan yang dimiliki, Ia pun menyebutkan adanya pengakuan dunia untuk Raja Ampat seperti pengakuan dari UNESCO Global Geopark pada tahun 2023, dan UNESCO Biosphere Reserve (cagar biosfir dunia) pada tahun 2025.

“Raja Ampat ini indah sekali, spesial sekali dan juga memang bukan hanya lautnya tapi alamnya, hutannya, sungainya dan semua yang ada di sini. Kami bangga dan sangat terpukau,  mendapatkan kehormatan untuk terus menduklung program  yang ada di Raja Ampat,”ujarnya. 

Tahun 2021 dan tahun 2022, Konservasi Indonesia disebutkan turut membantu pemulihan wisata 12 homestay  di Raja Ampat.

Bupati : Pasangan Rambu-Rambu di Laut

Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam mengatakan, dari keindahn alam Raja Ampat yang dijaga dari dulu, yang jadi pertanyaan, dijaga untuk siapa. “Masa kitong jaga baru tong tidak makan, kami juga butuh makan,”tandasnya.

ADVERTISEMENT

Dikatakan, pemasangan mooring buoy sebenarnya sudah lama yakni dari tahun 2018 telah digagas oleh Pemda Raja Ampat.  Tapi  tidak jalan-jalan. “Tidak tahu benturannya dimana, karena kami di daerah tidak punya kewenangan di laut. Akhirnya  program kami macet terus, lalu kemarin pasang, koordinasi  dengan navigasi,  koordinaasi kemana saja supaya kita pasang,”ujarnya.

Setelah memasang mooring buoy, Bupati Raja Ampat mengusulkan untuk memasang rambu-rambut di laut.

“Supaya daerah-daerah mana yang  boleh dilewati, maka yang tidak boleh.   Ada yang bilang begini, pak bupati, “ko punya biota laut sudah kurang, karang Raja Ampat juga sudah macam tercemar. Saya bilang kamu lihat dari sisi apa, kamu  yang datang bikin kaco, dari banyak turis datang,  speed datang lewat semua,”tuturnya.

Dengan semakin banyaknya turis yang datang ke  Raja Ampat, biota laut seperti ikan-ikan juga stress karena tidak lagi bebas bergerombol naik ke permukaan laut.

“Speed banyak datang, ikan-ikan itu merdeka stress, kamu kira manusia saja saja yang bisa stress,”uja bupati yang disambut tawa para pejabat dan tamu undangan.

“Makanya kita harus bikin rambu-rambu supaya jangan speed lalu lalang sembarangan. Hari ini kita pasang mooring bouy supaya kapal tidak boleh buang jangkar sembarang, besok lagi kita bikin jalur-jalur lalu lintas. Harus kita pasang supaya tidak boleh lagi lewat disitu supaya barang-barang ini  (potensi Raja Ampat) terjaga,”imbuhnya.

Gubernur :  Cegah Bom Ikan dan Jaga Keamanan di Raja Ampat

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Gubernur  Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak  khususnya pemerhati, para mitra yang selama ini konsen dengan kelestarian terumbu karang dan alam di Raja Ampat yang telah ditunjukkan dengan berbagai program yang dilaksanakan selama ini.

“Teman-teman di BLUD, KI, dan  juga lembaga-lembaga lain dan yang terutama adalah pak Bupati Raja Ampat dan jajaran masyarakat di Pulau Fam. Banyak orang akan datang ke sini, maka tugas pak bupati dan kita sekarang adalah bagaimana mempersiapkan masyarakat lokal, masyarakat yang memiliki spot ini sehingga mereka menerima manfaat dari kehadiran orang yang datang ke sini,”ujar Gubernur Elisa Kambu.

Dikatakan oleh Gubernur PBD Elisa Kambu bahwa pemasangan mooring buoy untuk membuktikan komitmen kita untuk ikut menjaga dan merawat terumbu karang di Raja Ampat.

“Dengan pemasangan mooring sistem ini adalah bukti komitmen dari pemerintah dan para pemerhati lingkungan melalui mitranya. Aset ini kita akan serahkan kepada masyarakat untuk menjaga keberlanjutannya,”tandas Elisa Kambu.

Lanjut dikatakan bahwa pemerintah punya kewajiban untuk mengatur dalam regulasi sehingga masyarakat di Raja Ampat pun tidak jadi penonton tapi merasakan dampak dari kekayaan dari potensi alam Raja Ampat.

“Bagi kita, kelestarian terumbu karang kita, keindahan, kebersihan itu yang nomor satu, kemudian untuk masyarakat.  Dan ketiga manfaat untuk pemerintah. Pemerintah itu ketigalah diatur secara baik disitu. Sebenarnya pemerintah juga akan dikembalikan kepada masyarakat,”tandas gubernur.

Lanjut dikatakan, karena kita SDM belum semua baik, ada  yang karena keterbatasan SDM, kalau pendapatannya banyak juga susah dikelola sehingga disalahgunakan. Tapi kalau  dikembalikan ke pemerintah sepert dikelola oleh Pemda Raja Ampat dalam hal ini Bupati Raja Ampat, maka gubernur mengaku sangat percaya akan dikembalikan untuk warganya. 

Gubernur juga mengingatkan dalam melestarikan potensi kekayaan laut di Raja Ampat maka harus dijaga dari ancaman bom ikan di laut.

“Ancaman  pertama itu bom,tidak boleh beri ruang yang begitu, anak-anak kita juga jangan jalan cari jalan pintas.  Kita memang ingin makan, butuh, tapi ya kalau bisa pancing itu saja yang lebih aman begitu, supaya kita jangan mengganggu terumbu karang kita dan habitat-habitan yang lain,”pesan gubernur.

Selain itu  lanjut Elisa Kambu, keamanan juga harus dijaga sehingga para turis akan terus berdatangan ke Raja Ampat sehingga masyarakat Raja setempat juga dapat merasakan dampak dari kehadiran turis di Raja Ampat.

Diakhir sambutannya, Elisa Kambu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, pemerinta pusat, mitra pembangunan, pemerhati lingkungan, Pemda, tokoh masyarakat, tokoh adat yang telah berkonstribusi untuk merawat Raja Ampat, untuk  ikut terus menjaga Raja Ampat.

“Sehingga Raja Ampat hari ini membuat orang tidak nyaman di belahan dunia yang lain. Mereka tidur tidak nyenyak kalau belum sampai ke Raja Ampat,”pungksnya.

Usai sambutan-sambutan, Gubernur didampingi Senior Vice President & Executive  Chair Konservasi Indonesia, Meizani dan Kepala BLUD Raja Ampat, Syafri menyerahkan sejumlah bantuan antara lain untuk masyarakat adat, sekolah-sekolah dan pengelola homestay. 

Selanjutnya ditandai dengan pengguntingan pita, Gubernur mencanangkan pemasangan mooring buoy di Pulau Fam Raja Ampat. Prosesi pemasangan mooring buoy diikuti speedi rombongan gubernur ke tengah perairan Kepulauan Fam yang diikuti dengan prosesi adat Raja Ampat.  Dari pencanangan mooring bouy, gubernur menuju ke Pulau Kri untuk melepas Ikan Hiu Belimbing.

Rangkaian acara pencanangan pemasangan mooring bouy dan melepas ikan hiu belimbing turut dihadiri sejumlah pejabat, anggota MRP PBD, Ketua DPR Papua Barat Daya, Ortis F Sagrim, anggota DPR Papua Barat Daya, Robert Wanma, Asisten II Pemprov Papua Barat Daya, Jhoni Way, dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Papua Barat Daya seperti Kepala Dinas P2KP, Kepala Dinas LHKP, Kepala Dinas Pariwisata, Yusdi Lamatenggo, Kepala Dinas Infokom Irma Soelaiman, Wakil Bupati Raja Ampat. Mansur Syahdan, sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya serta para tokoh adatm tokoh masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.

Meski dihadang dengan ombak yang cukup besar, namun rombongan gubernur PBD yang start dari Marina pukul 07.00 Wit semua bersyukur kepada Tuhan  karena acara berjalan lancar dan semua sampai kembali ke Sorong dengan selamat.  (ros)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Komandan Kodaeral XIV  Pimpin Apel Gelar Kesiapsiagaan dan Kelengkapan Pasukan Penanggulangan Bencana

Next Post

Perkuat Sinergi & Bangun Komunikasi Terbuka, PT Gag Nikel Gelar Rakor Eksternal Bersama Media dan LSM

Related Posts

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
83
Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya

12 September 2026
43
Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa
Berita Utama

Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa

11 September 2026
164
Next Post
Perkuat Sinergi & Bangun Komunikasi Terbuka, PT Gag Nikel Gelar Rakor Eksternal Bersama Media dan LSM

Perkuat Sinergi & Bangun Komunikasi Terbuka, PT Gag Nikel Gelar Rakor Eksternal Bersama Media dan LSM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

23 September 2026
Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!