
Bazar Amal Ditargetkan Rp 1 M
SORONG – Ribuan umat Islam mengikuti pawai fajar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 H, Rabu (19/7). Pawai fajar dengan start di depan SUPM dilepas oleh Pj Gubernur Papua Barat Daya (PBD) diwakili Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi PBD, Eksan Musa’ad, SE, M
Si. Ribuan peserta pawai fajar menyusuri Jl. Ahmad Yani, finish di Masjid Raya. Di depan Masjid Raya juga digelar bazar amal untuk pembangunan masjid raya, yang diikuti sekitar 122 stand. Bazar amal ditargetkan dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 1 miliar.
Ketua Panitia, Andi Odam Bugis, M.Pd.I mengatakan bahwa, pawai fajar dilaksanakan start dari SUPM finish di Masjid Raya.”Kita juga laksanakan bazar untuk pembangunan Masjid Raya. Terimakasih bapak-ibu kaum muslimin dan muslimat, kita hanya mengharap rahmat dan ridho Allah, kalau bukan kita siapa lagi yang membangun masjid ini. Kami panitia mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam kegiatan ini. Target bazar ini Rp 1 miliar untuk pembangunan masjid raya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHBI Papua Barat Daya, H.A. Rahman Alhamid, S.Pd.I mengatakan bahwa, kegiatan seperti ini setiap tahun dilaksanakan.”Hari ini ada 2 acara yang sangat besar Pawai Fajar dan Bazar Amal. Ini sangat besar manfaatnya dan insyaaAllah mendapat pahala berlipat ganda,” terangnya.
Bazaar amal ini untuk pembangunan Masjid Raya Al Akbar PBD.”Kami PHBI PBD begitu selesai dilantik melakukan kegiatan dalam rangka Hari Raya Idul Adha. Saat itu Bapak Pj Gubernur menyumbang 75 ekor sapi. Hari ini kita laksanakan kegiatan 1 Muharram. Kita memasuki 1 Muharram harus ada perubahan, semoga Allah memberi kekuatan, rahmat, rejeki dan panjang umur, ” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Sorong yang diwakili Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Sorong Ahmad Lamba Rahangmetan mengatakan bahwa, umur kita makin kurang, kita harus melakukan muhasabah, selama 1 tahun kemarin kita melakukan apa saja. Kedepan kita harus ada perubahan sifat, sikap, perilaku untuk lebih baik. “Perhitungan Allah sekecil apapun tidak akan terlewatkan. Dari kita bermur 10 tahun baligh sampai liang lahat. Maka mari kita hitung diri sendiri sebelum dihisab Allah,” terangnya.
Pekerjaan yang belum selesai mari kita selesaikan.
Kegiatan bazaar amal ini dalam rangka menyelesaikan pembangunan masjid ini. “Mari kita satukan niat kita, ikhlaskan hati untuk mengeluarkan sebagian harta kita untuk menyelesaikan masjid ini. Mari kita berkomitmen menyelesaikan masjid ini,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur PBD yang diwakili Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan PBD, Eksan Musa’ad, SE, M.Si mengatakan bahwa, Pemerintah Provinsi PBD memberikan atensi dan apresiasi kegiatan ini.”Kegiatan ini luarbiasa sekali ada jalan santai dan bazar amal. Bazar untuk bersama-sama memberi donasi untuk pembangunan masjid kebanggaan kita.
Semoga dengan kegiatan ini dapat segera selesai pembangunan masjid ini, bisa untuk ibadah dan kegiatan muamalah,” terangnya.
Kegiatan ini jadi wadah untuk saling silaturahmi, meningkatkan persatuan, kesatuan dan amal jariyah. Peringatan 1 Muharram bukan sebuah peringatan biasa tapi tonggak sejarah yang penting.”Peringatan ini bukan hanya diisi seremonial belaka tapi ada perubahan-perubahan mental sikap perilaku kita, bagaimana membangun muamalah dengan lebih baik. Kami ucapkan terimakasih tak terhingga kepada panitia, BKM, PHBI dan seluruh peserta, dan seluruh kalangan yang telah berpartisipasi. Satu hal yang kita garis bawahi, ada 2 manfaat bazar yaitu bagaimana mendorong ekonomi masyarakat, dan manfaat bagi pembangunan masjid. Kita manfaatkan momentum ini untuk beramal. Bagaimana kita bangun silaturrahmi dan sukseskan pembangunan masjid raya ini,” pungkasnya.(akh)















