SORONG – Penjabat Gubernur Papua Barat, , Komjen Pol.(Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, beberapa waktu lalu. Pj.Gubernur Papua Barat tersebut didampingi Wali Kota Sorong,Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM dan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE di Bandara DEO Sorong.
Diketahui Menko Luhut baru saja selesai kunjungan kerja ke Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat.
Pj. Gubernur Waterpauw menjelaskan perbincangan singkat bersama Menko Luhut untuk meminta waktu dapat bertatap muka. Dirinya turut menyampaikan permohonan maaf tidak sempat hadir dalam rapat koordinasi yang digelar di Kota Sorong, menurutnya karena ia ada agenda di Kabupaten Teluk Buntuni.
Nantinya jika telah dijadwalkan, Pj. Gubenur Papua Barat akan memimpin barisan Bupati/Wali Kota untuk menyampaikan paparan tentang rencana pembangunan strategis kedepannya.
“Yang pertama saya minta maaf kepada Bapak Menteri karena kemarin tiba, saya di Bintuni jalan darat dan tidak sempat kejar waktu ketemu beliau. Saya menyampaikan kepada beliau untuk luangkan waktu karena kami dan rombongan akan menghadap beliau untuk menyampaikan beberapa paparan dari Bupati/Wali kota berkaitan dengan pembangunan rencana strategis kedepan,” jelasnya usai mendampingi Menko Luhut untuk kembali ke Jakarta, usai melakukan rakor di Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat.
Ia menambahkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan telah memberi respon baik untuk bertemu.
“Beliau bersedia, itu ruang yang baik. Beliau mendukung program yang sementara ini Wali Kota Sorong, Bupati Fakfak, Raja Ampat, dan Kabupaten Kaimana yang sudah masuk ke beliau. Poin yang kita buat dalam konsep tertulis sudah sampai ke staf beliau dan akan ketemu,” pungkasnya.(zia)















