Rico Sia Harap Kemasan Produk Tingkatkan Nilai Jual Produksi

SORONG- Diikuti sekitar 150 orang peserta, kegiatan Sosialisasi Teknologi Pengolahan Pengemasan UMKM yang digelar anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) di Bellagri Hotel, Selasa (17/10) disambut antusias para peserta.
Diawali dengan registrasi peserta yang mengenakan kaos BRIN warna hitam tampak menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber dari BRIN yakni David Larumunde.
Dalam materi yang disampaikan, peserta diberi pengetahuan tentang mengenali jenis dan ciri-ciri kemasan seperti kertas perkamen yang kedap terhadap lemak dan kedap air . Aplikasinya seperti terlihat pada kemasan mentega, margarin dan keju.
Selain itu juga ada kemasan kertas nasi dengan ciri, permukaannya berkerut, daya renggang tinggi. Kelemahannya berbahaya untuk kesehatan.
Dalam penjelasannya, David Larumunde mengungkapkan, cita rasa makanan akan berubah saat dibungkus dengan kemasan kertas seperti kertas nasi bungkus ataupun kemasan makanan lainnya.
“Mudah-mudahan ilmunya berkah buat semua teman-teman. Kepada peserta terima kasih sudah hadir, karena memang maksud dan tujuan dari kegiatan ini supaya dapat meningkatkan nilai tambah dari produk-produk yang bapak ibu hasilkan,”ujar anggota Komisi VII DPR RI dari Partai Nasdem , Rico Sia saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Sosialisasi Teknologi Pengolahan Pengemasan UMKM.

Agar kegiatan sosialisasi ini dapat benar-benar bermanfaat, Rico Sia yang melaksanakan kunjungan keras dan reses di Dapilnya mengajak peserta sosialisasi untuk aktif bertanya jika ada yang kurang jelas ataupun ada yang ingin ditanyakan kepada narasumber .
Harapan agar peserta aktif jangan hanya datang, duduk, diam, mendengar dan menikmati makan siang juga disampaikan oleh perwakilan pimpinan BRIN, Fadli Sabil.
“Kita telah mendatangkan instruktur jauh-jauh dari Jakarta, jadi saya mohon digunakan kesempatan ini sebanyak-banyaknya, gali informasi sebanyak-banyaknya, aktif bertanya tidak masalah, makin aktif tidak apa-apa,”ujar perwakilan pimpinan BRIN Fadli Sabil.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Kota Sorong Izak Jitmau memberikan apreseasi yang tinggi kepada Rico Sia yang telah menggagas dengan menggandeng BRIN sehingga kegiatan sosialisasi ini dapat dilaksanakan di Kota Sorong.
Dikatakan Izak Jitmau, dengan menggandeng mitra kerjanya, kegiatan serupa bukan hanya kali ini dilaksanakan oleh Rico Sia tapi sudah berkali-kali . “Mereka sangat peduli dengan masyarakat, pelaku UMKM. Saya menyampaikan terima kasih kepada ade Rico, sudah berkali-kali datang dan bersama-sama hadir dalam beberapa kegiatan,”ujar Izak Jitmau.
Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Sorong dan Papua Barat Daya pada umumnya, Izak Jitmau mengatakan itulah semangat dari anggota Komisi VII DPR RI Rico Sia.
“Beliau (Rico Sia) sudah membantu pemerintah Kota Sorong, beliau membantu pemerintah Papua Barat Daya. Ini hal yang luar biasa, yang perlu kita respon dengan baik. Kita bersyukur buat Tuhan. Karena semua ini tidak ada sesuatu yang jatuh begitu saja dari langit tapi melalui perjuangan dan kerja keras dari saudara-saudara kita terlebih khusus buat ade Rico,”ujar Izak Jitmau .
Ia pun berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi produk yang dihasilkan para pelaku UMKM di Kota Sorong.
“Harapan besar, produk-produk yang bapak ibu hasilkan, kemasan ini akan membuat nilai tambah, daripada produk yang tidak dikemas,”tandas Rico Sia yang selanjutnya membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Teknologi Pengolahan Pengemasan UMKM yang juga merupakan Komunikasi Publik BRIN untuk masyarakat.
Hadir dalam acara pembukaan Sosialisasi Teknologi Pengolahan Pengemasan UMKM, anggota DPRD Tambrauw, Yan Sundai yang juga merupakan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Tambrauw, Ketua Garnita Provinsi Papoua Barat Daya, Hj Namira Hamid , para caleg dari Partai Nasdem dan tamu undangan lainnya. (ros)














