• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Senin, 24 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Perkuat Ketahanan Masyarakat & SDA, Konservasi Indonesia Kukuhkan Jejaring Sasi Bentang Laut

by admin
6 Desember 2023
in Metro Sorong
0
Perkuat Ketahanan Masyarakat & SDA, Konservasi Indonesia Kukuhkan Jejaring Sasi Bentang Laut

Foto bersama usai Konservasi Indonesia Kukuhkan Jejaring Sasi Bentang Laut Kepala Burung Papua.(IST/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG-Dalam rangka untuk memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus sumber daya alam, sebanyak 31 penggagas dan pengelola Sasi di wilayah Bentang Laut Kepala Burung Papua dikukuhkan dan mendapatkan pelatihan untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi perairan.

Peserta yang berasal dari Raja Ampat, Kaimana, Fakfak, Teluk Cenderawasih, Teluk Wondama, dan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Malaumkarta itu dilatih oleh trainer dari Konservasi Indonesia selama tiga hari, sejak Senin (4/12) hingga hari ini, Rabu (6/12) di Sorong.

Berita Terkait

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

21 Agustus 2026
6
Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

21 Agustus 2026
7
Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

20 Agustus 2026
161

Data yang dimiliki oleh Konservasi Indonesia mencatat bahwa terdapat setidaknya 59.067 hektar kawasan sasi ada di dalam 5,2 juta hektar kawasan konservasi perairan di area tersebut

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (P2KP) Provinsi Papua Barat Daya, Absalom Salossa mengatakan Sasi sebagai tradisi yang telah ada di Tanah Papua sejak ratusan tahun lalu menjadi kearifan lokal yang mampu menjaga keseimbangan alam.

“Sasi harus ditingkatkan, ditularkan kepada anak-cucu kita, dan kepada daerah-daerah lain. Tanpa Sasi, satu mata rantai keseimbangan lingkungan akan terputus. Ke depan kami akan mendukung dalam hal penganggaran untuk berkolaborasi, bergandengan tangan dengan komunitas yang ada,” kata Absalom dalam pembukaan kegiatan.

Lebih lanjut, Absalom bahwa pada prinsipnya Provinsi Papua Barat Daya mendukung seratus persen inisiatif Sasi dalam kawasan konservasi daerah. Secara tidak langsung masyarakat adat ini juga mendukung pemerintah, dan mendukung target nasional.

Kemudian, Direktur Strategi Konservasi Papua dari Konservasi Indonesia, Meity Mongdong, menjelaskan bahwa bahwa pemahaman atas pengelolaan sumber daya alam harus sejalan dengan penguatan sumber daya manusia yang berbasis kearifan lokal sekaligus berkelanjutan. Pemerintah pun telah membuat berbagai regulasi untuk melestarikan sumber daya laut mulai dari penguatan secara kelembagaan, pengelolaan sumber daya kawasan, serta penguatan sosial ekonomi dan budaya.

“Praktik Sasi ini sudah mulai hilang di sejumlah kelompok masyarakat, sementara kebutuhan ekonomi makin meningkat, sumber daya alam makin berkurang,” katanya.

Lanjutnya, Konservasi Indonesia mempunyai strategi untuk mendukung kebijakan pembangunan pemerintah yang salah satunya adalah dengan mengelola sumber daya laut dan pesisir secara efektif, serta mendukung hak masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alamnya.

“Mendukung revitalisasi Sasi adalah intervensi yang tepat untuk dilakukan dalam mencapai dua tujuan di atas tadi,” kata Meity.

Dijelaskan bahwa Pada kawasan perairan bentang kepala burung Papua tradisi konservasi sumber daya laut berbasis kearifan lokal ini memiliki beberapa sebutan yakni Sasi, Nggama dan Kerakera. Ketiganya mempunyai kesamaan yakni membatasi pemanfaatan dari sumber daya alam tertentu untuk memberikan kesempatan kepada alam untuk melakukan regenerasi, serta manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Karena itu Konservasi Indonesia, kata Meity, menginisiasi dibangunnya Jejaring Sasi untuk memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus sumber daya alam itu sendiri.

“Ketika masyarakat pesisir bergandengan tangan membuat Sasi, artinya seluruh pesisir saling terhubung dengan peraturan Sasi yang artinya wilayah kelola masyarakat pesisir terlindungi. Ketika ada ancaman terhadap perusakan pesisir, tidak hanya lokasi tersebut yang bersuara, tapi seluruh masyarakat yang terbangun solidaritasnya oleh Sasi ini akan ikut bersuara. Inilah fungsi jejaring Sasi yang sesungguhnya,” jelasnya.

Dikatakan juga bahwa tujuan Jejaring Sasi adalah untuk membangun perlindungan dan pengelolaan bersama atas wilayah kelola masyarakat dan memastikan ketahanan masyarakat adat dan masyarakat lokal lainnya terjaga untuk waktu yang panjang.

“Pada pelatihan ini, Konservasi Indonesia memberikan pemaparan yang bertujuan agar masyarakat mempunyai suara kolektif yang kuat atas wilayah kelolanya, dan membekali pengetahuan mengenai pola reproduksi biota yang memiliki nilai ekonomis penting. Sehingga penerapan Sasi bisa optimal menghasilkan manfaat, sambil secara bersamaan memastikan keberlanjutan sumber daya alamnya,” ungkapnya.

“Biarpun manusia menambah jumlah alat tangkap, memperbesar, membuat yang lebih canggih, tetap saja ikan dan biota laut makin berkurang. Karena reproduksi ikan dan biota laut jauh lebih lambat perkembangbiakannya dari kecepatan manusia menangkap, jadi menghidupkan Sasi adalah upaya yang sangat arif untuk memastikan sumber perikanan masyarakat pesisir akan tetap ada untuk selamanya. Mari ramai-ramai membuat Sasi di pesisir kampung masing-masing,” sambungnya.

Salah satu peserta pelatihan asal Kampung Aisandami, Kabupaten Teluk Wondama, Tonce Somisa mengatakan, melaluli pelatihan ini besar harapan masyarakat mendapat hasil maksimal pada saat Sasi dijalankan.

“Sasi di kampung kami diberlakukan selama tiga tahun, dan belum dibuka hingga tahun ini. Setelah pelatihan ini, ketika Sasi dibuka kembali, kami akan membuat laporan agar masyarakat bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Kumisi, Muhammad Nasir Aituarauw yang hadir sebagai tokoh Sasi dari Kampung Adi Jaya, Kaimana, menyebut masyarakat di kampungnya sadar benar dengan dampak besar dari tradisi berbasis konservasi ini.

“Yang kita Sasi adalah lola, teripang, dan buah kelapa. Untuk lola dan teripang sudah dilakukan selama 24 tahun. Manfaat dari Sasi Nggama yang sudah dilakukan sejak turun temurun ini sangat luar biasa sekali untuk pendapatan Masyarakat di Kampung Adi Jaya. Ketika Sasi dibuka semua masyarakat diberikan kesempatan untuk menyelam dan mendapat hasil yang cukup banyak untuk dijual,”pungkasnya.(*/zia)

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelita Air Resmi Buka Rute Jakarta-Sorong PP

Next Post

Diikuti 32 Tim, Pemprov PBD Gelar Lomba PUBG-Mobile Legend

Related Posts

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong
Metro Sorong

PLN Sasar Generasi Muda, Gelar Edukasi Kelistrikan di SMA Averos Kota Sorong

21 Agustus 2026
6
Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan
Metro Sorong

Ditresnarkoba Polda PBD Musnahkan 3,36 Gram Sabu, Proses Diawasi Secara Transparan

21 Agustus 2026
7
Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat
Metro Sorong

Perdana, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Gelar Penguatan Organisasi, Ketua Pokja : Majelis Taklim Ruang Pembinaan Umat

20 Agustus 2026
161
Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Pelaku Curanmor
Metro Sorong

Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Pelaku Curanmor

18 Agustus 2026
63
Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa
Metro Sorong

Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa

18 Agustus 2026
14
Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-81, Wali Kota Dorong Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat
Metro Sorong

Resepsi Kenegaraan HUT RI ke-81, Wali Kota Dorong Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat

17 Agustus 2026
14
Next Post
Diikuti 32 Tim, Pemprov PBD Gelar Lomba PUBG-Mobile Legend

Diikuti 32 Tim, Pemprov PBD Gelar Lomba PUBG-Mobile Legend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua

Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua

24 Agustus 2026
“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!