Fauzia Helga Tampubolon Umlati Sumbang Rp 100 Juta



SORONG- Dipimpin Hj. Sitti Maryam Kastela, S.Pd, pengurus Koordinator Pengajian Wanita Islam (KPWI) Kota Sorong periode 2023-2027 secara resmi dikukuhkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Rofiul Amri, M.Pd, Sabtu (22/10) di Aula Asrama Haji Kota Sorong.
Sesuai Surat Keputusan Kepala Kemenag Kota Sorong B-1.839/Kk.33.9/2/BA.00/10/2023, tertanggal 5 Oktober, pengurus inti terdiri dari Ketua Umum Hj Sitti Maryam Kastela, S.Pd (MT PPKS Sunda) dengan 6 wakil ketua, masing-masing Wakil Ketua I Hj Hanifah Abdul Karim (MT At Taqwa), Wakil Ketua II Hj Zubaidah Binti Sube (MT Al Khaeriyah SUPM), Wakil Ketua III Hj Sumarni Binti Muh Siddik (MT Baitussalam Pepabri), Wakil Ketua IV, Astini, SE, Wakuil Ketua V Hj Siti Halmiah (MT Al Azhar GOR), dan Wakil Ketua VI Hj Kasmawati, SE (MT Wanita Keadilan), Sekretaris Umum Nurul Hasanah (MT Nurul Bahari Lantamal XIV), Wakil Sekretaris Siti Navidah Silehu (MT Ina Ama/Muslim Ambon), Bendahara Umum Hj Anggaraini (MT Al Fatah) dan Wakil Bendahara, Susanty (MT Al Hasanah).
Selain itu kepengurusan KPWI Kota Sorong dilengkapi dengan Bidang Organisasi, Bidang Dakwah, Bidang Pendidikan, Bidang Ekonomi, Bidang Sosial Budaya, Bidang Humas, Bidang Kesenian dan Olah Raga, dan Bidang Pemberdayaan Perempuan.
Pengukuhan pengurus KPWI juga diikuti dengan Rapat Kerja dan Launching Baiti Jannati yang diketuai oleh Astini SE. Baiti Jannati KPWI Kota Sorong merupakan layanan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang melayani konseling, mediasi dan reintegrasi sosial.
Dalam sambutannya, Ketua Umum KPWI Kota Sorong Hj Maryam Kastela mengatakan agenda pengukuhan pengurus yang diikuti dengan Raker serta Launching Baiti Jannati sengaja dilaksanakan sekaligus ibarat sekali merengkuh dayung, dua, tiga pulau terlampaui.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada panitia yang diketuai Hj Hanifah serta semua pihak yang telah mendukung hadirnya KPWI Kota Sorong. Diakuinya dalam kepengurusan kali ini, tidak bisa mengambil seluruh perwakilan dari majelis taklim dan paguyuban yang ada di Kota Sorong. Ia pun berharap pada periode kepengurusan berikutnya, semua perwakilan majelis taklim dan paguyuban dapat terakomodir.
Sementara dalam Raker KPWI Kota Sorong, Hj Sitti Maryam mengatakan, 8 bidang yang ada dalam kepengurusan akan menyusun program kerja untuk 2 tahun kedepan. “Setelah 2 tahun dievaluasi apa yang bisa dilaksanakan dan apa yang tidak bisa dilaksanakan untuk dilaksanakan di 2 tahun berikutnya,”ujarnya. Kepengurusan KPWI Kota Sorong periode 2023-2027 cukup banyak dimana satu bidang beranggotakan 7 orang.
Yang menarik dalam acara pengukuhan pengurus KPWI Kota Sorong, calon anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon melalui suami tercintanya, Abdul Faris Umlati, SE, M.Pd yang tak lain Bupati Raja Ampat menyumbang dana Rp 100 juta untuk KPWI.
Dari bantuan dana yang diberikan tersebut, Faris Umlati berharap KPWI Kota Sorong memiliki program kerja yang unggul, yang realistis yang dapat membangun kemandirian dari majelis taklim dan paguyuban yang tergabung dalam KPWI Kota Sorong.
Dengan membangun kemandirian dibidang ekonomi seperti pada program membangkitkan UMKM, Faris berharap tidak ada lagi lagi yang jalan dengan proposal-proposal yang tidak masuk akal.
“Ibu-ibu di KPWI ini orang hebat-hebat karena itu harus bikin program yang hebat juga. Jangan bikin program yang itu-itu saja,hasilkan program yang penuh kreatif, inovatif,”harap Faris Umlati.
Dikesempatan tersebut, Faris Umlati juga minta agar ibu-ibu majelis taklim dan paguyuban yang tergabung dalam KPWI Kota Sorong agar melakukan sesuatu yang menimbulkan kemaslahatan bagi umat muslim, bukan kemudaratan.
Organisasi wanita muslim yang cukup banyak seperti ada Gabungan Majelis Taklim(GMT), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan lainnya, Faris Umlati berharap kepada Kemenag Kota dan Kabupaten Sorong agar dapat melihat hal ini untuk diselaraskan dalam satu kesatuan sehingga ukhuwah Islamiah di Papua Barat Daya semakin kokoh.
Hadirnya KPWI Kota Sorong cukup membuat Faris Umlati terkagum-kagum, karena dapat merangkul seluruh ibu-ibu majelis taklim di Kota Sorong. Hal ini dinilai sebagai kekuatan besar yang mengalahkan bapak-bapak. “Luar biasa KPWI Kota Sorong,”ujar Faris Umlati yang disambut aplaus dari ibu-ibu KPWI dan undangan yang hadir. Berbicara lebih luas, Faris Umlati mengungkapkan perlunya untuk bersilaturahmi dan sesama muslim saling mendukung untuk kemaslahatan.
Senada dengan yang disampaikan Bupati Raja Ampat Faris Umlati, Kepala Kantor Kemenag Kota Sorong Rofiul Amri mengatakan, KPWI memiliki potensi yang sangat besar. Tidak perlu mengandalkan bantuan dari manapun , secara mandiri, KPWI bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki dengan menghimpun dana dari sumbangan ibu-ibu majelis taklim di Kota Sorong.
Sumbangan dari anggota majelis taklim tidak perlu besar-besar, satu orang Rp 5.000 saja , jika dalam satu majelis taklim beranggotakan 50 orang, jika dihitung-hitung dalam satu tahun sudah bisa membantu pembangunan Masjid Al Akbar Sorong.
Dikesempatan tersebut, Rofiul Amri juga menjelaskan 3 tugas utama majelis taklim, yakni bidang pendidikan, pembinaan dan bidang sosial. Ia berharap dalam bidang pendidikan, seperti kegiatan nonformal yang dilaksanakan, ibu-ibu yang datang itu harus dengan membawa catatan, sehingga setelah pulang ada bekal yang kapan waktu bisa dibuka-buka kembali untuk dipelajari.
Rangkaian acara pengukuhan pengurus KPWI Kota Sorong dilanjutkan dengan pembukaan Raker oleh Kepala Kemenag Kota Sorong dan penekanan tombol sirine pembukaan selubung papan nama menandai launching Baiti Jannati oleh Faujia Helga Tampubolon Umlati didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong Nurhayati Marasebessy serta didampingi Ketua Umum dan sesepuh KPWI Kota Sorong. Yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Kepala KUA Sorong Kota, Agusanto, S.Pd dan mengetahui Kepala Kemenag Kota Sorong Rofiul Amri.
Pengukuhan pengurus KPWI Kota Sorong turut disaksikan Pj Walikota Sorong yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong, Nurhayati Marasebessy, Ketua MUI Kota Sorong, H. Abdul Manan Fakaubun, Ketua PHBI Provinsi Papua Barat Daya, H. Abdul Rahman, Ketua IWSS Provinsi Papua Barat Daya, Hj Noorjannah, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong H. Surahman Amin, Lc.MA dan sejumlah tamu undangan lainnya. (ros)















