SORONG – Media online di Kota Sorong, sorongnews.com menggandeng Universitas Terbuka menggelar seminar pendidikan dengan tema Pilihan Tepat Setelah Lulus SMA.
Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong, Sabtu (11/3) dihadiri ratusan pelajar, Kepala Sekolah dan guru pendamping SMA/MA/SMK se Kota dan Kabupaten Sorong.
Ketua Panitia Kegiatan juga sebagai pemimpin redaksi sorongnews.com, Olha Irianti Mulalinda mengatakan bahwa sorongnews.com menggandeng Universitas Terbuka karena masih minimnya orang meperoleh informasi yang lebih tentang Universitas Terbuka.“Pendidikan adalah sebuah kebutuhan primer masyarakat dan menjadi sebuah investasi masa depan. Terutama buat pelajar yang akan meninggalkan bangku sekolah SMA,” katanya.
Olha mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, selain para pelajar mengetahui mengenai informasi mengenai Universitas Terbuka, juga mengenai pentingnya literasi digital bagi kalangan pelajar dalam menghadapi era disrupsi seperti saat ini.Sementara itu, Direktur UT Sorong, Safriansyah mengatakan bahwa keberadaan Univeritas Terbuka tentunya menjadi salah satu alternatif pendidikan tinggi negeri yang dapat dijangkau oleh semua kalangan.
Lanjutnya, Pembelajaran jarak jauh yang merupakan keuungulan UT juga menjadi kemudahan bagi siapa saja untuk mengakses pendidikan tinggi dan UT menjadi salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Asia Tenggara yang menggelar pembelajaran jarak jauh atau daring kepada mahasiswanya.
“Selama ini pemikiran orang bahwa UT itu sekolahnya orang tua, sekolah pekerja dan tidak afdol kalau tidak kuliah pergi pulang ke kampus. Padahal Univeritas yang komplit, KKN, Kuliah, sambil Kerja, atau Kuliah sambil nikah juga bisa. Kalau ada yang mudah mengapa harus cari yang sulit dan jika ada yang murah, buat apa cari yang mahal,” kata Safri.
Sementara itu, Pj Sekda Papua Barat Daya, Ir.Edison Siagian dalam kesempatan tersebut memberikan motivasi dan inspirasi bagi pelajar. Menurutnya, Peralatan penting seperti handphone yang dimiliki setiap individu, kiranya dapat bermanfaat dalam mendukung cita-cita.
“Terutama membaca, jangan sampai Hp kita pergunakan lebih banyak untuk bermain daripada membaca. Setelah lulus SMA ini kalian mau kemana, itu adalah pilihan kalian, tapi zaya sarankan untuk perbanyak Literasi, banyak berdiskusi dengan orang lain, dengan orang tua dan guru kalian. Agar saat melangkah tidak menyesal di kemudian hari,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan seminar tersebut, Plt Kadis Kominfo Papua Barat Daya, Irma Riyani Soelaiman, Manager Registrasi dan Ujian UT, Muhlis Hafel, dan Duta UT tahun 2018, Sukma Hana Ningrum Raharjo Berlangsung cukup meriah, terbukti dengan bertahannya peserta hingga akhir kegiatan.
Plt Kadis Kominfo PBD berpesan kepada pelajar untuk tidak mudah mensharing (membagikan) sebuah informasi jika belum disaring terlebih dahulu, terutama dalam menghadapi berita hoax, ujaran kebencian dan Berita fitnah lainnya.
“Fitnah itu lebih kejam dari membunuh, sama saja jika kita ikut mensebarkan Berita bohong, fitnah, kita turut menjadi bagian dalam pembunuhan itu,” pungkasnya.(zia)















