AKP Saroji,SH : Mulut Bayi Disumbat
SORONG – Sosok mayat bayi laki-laki terbungkus kantong plastik ditemukan warga mengapung di sekitar rumah gantung di RT 05/RW 02 Jalan Selat Wangi Lorong 5 Kompleks Belakang Ringgo, Senin (30/1). Kondisi ditemukan jasad bayi terbungkus plastik tersebut layaknya paket dengan bertuliskan kata Thank You.
Pantauan Radar Sorong, tim Identifikasi Polresta Sorong Kota saat membuka bungkusan yang melilit mayat bayi, jasad tersebut terlihat sangat memprihatinkan, dimana mulut bayi disumbat dengan kain dan masih ada bercak-bercak darah. Muncul dugaan masyarakat sekitar bahwa bayi baru di buang Minggu malam.
Salah seorang saksi, Agustina Lawari menjelaskan sekitar pukul 12.30 WIT, dirinya akan mengambil bad cover di belakang rumah. Kemudian ia melihat kantong plastik terikat layaknya bola dan ada tulisan seperti sebuah paket. “Dan saya coba ambil dengan besi payung, tapi tidak bisa. Kemudian ada adek perempuan pulang sekolah saya minta tolong pakai gabus baru pergi ambil itu kantong plastik. Kemudian dia pergi ambil dan bawa datang ke para-para,” jelasnya.
Selanjutnya ia merobek bungkusan tersebut, yang ia lihat pertama kali adalah jari kaki bayi. Bertepatan saat itu ada salah seorang anggota polisi yang sedang mengayuh perahu, Agustina pun memanggil polisi tersebut dan melapokan kejadian penemuan bayi.
Kapolsek Sorong Kota, AKP Saroji,SH membenarkan penemuan jasad bayi dalam kantong plastik oleh warga belakang Ringgo, Jalan Baru Kota Sorong. Dimana, kronologi awal, sekitar pukul 12.00 WIT masyarakat melaporkan ke Polsek Sorong Kota terkait adanya penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki. “Selanjutnya kami menghubungi tim identifikasi Polresta Sorong Kota untuk melakukan olah TKP. Kemudian kami akan melakukan proses penyelidikan, karena dilihat dari TKPnya, dugaan kami mayat ini tidak jauh dari kompleks sekitar belakang Ringgo,” ujarnya.
Diakui Kapolsek Sorong Kota, kondisi bayi saat ditemukan masih ada bercak darah serta mulut bayi pun sengaja disumbat. Selain itu, ada pesan yang dituliskan berupa kata Thank You (Terima Kasih) pada dua lapis kantong plastik. “Hingga saat ini sudah 3 saksi yang diperiksa, baik saksi yang melihat dan keluarga saksi. Sebab, bayi tersebut terapung di dekat rumah masyarakat,” imbuhnya. Kini jasad bayi laki-laki tersebut dibawa ke Rumah Sakit guna penyelidikan lebih lanjut. (juh)












