SORONG – Anggota Komisi II DPR RI dari PKS DR. Mardani Ali Sera kemarin (25/8) menemui tokoh-tokoh Ikaswara Kota Sorong di Sekretariat Ikaswara Jl. Patriot Km 12 masuk Klawuyuk Sorong Timur Kota Sorong.
DR. Mardani Ali Sera hadir didampingi Anggota DPR Papua Barat dari PKS H. Syaiful Maliki Arief, S.Hut, M.Si, anggota DPRD Kota Sorong dari PKS H. Muhammad Taslim.
Sedangkan dari Ikaswara hadir Ketua Umum Ikaswara Kota Sorong Tupono, beserta sejumlah pengurus, Ketua Dewan Kehormatan Drs.H. Mungawan dan anggota Dewan Kehormatan, Ketua Ikaswara Sorong Selatan Suyetno beserta jajaran.
Ketua Umum Ikaswara Kota Sorong Tupono, mengatakan alhamdulillah DR. Mardani Ali Sera bisa berkunjung ke Sekretariat Ikaswara. Tupono menyampaikan bahwa Ikaswara berdiri sejak Juli tahun 1999. Kemudian Ikaswara memiliki Gedung Sekretariat dan Pendopo Ikaswara yang diresmikan Gubernur PB dan Walikota Sorong bulan 11 Mei 2022. “Gedung Sekretariat dan Pendopo ini kita bangun dalam waktu 12 bulan. Ini diawali perjuangan anggota DPR PB H. Syaiful Maliki Arief dengan dana aspirasi Rp 1 M, ini menjadi magnet bagi yang lain, dimana setelah itu Gubernur membantu Rp 2 M, Walikota Sorong Rp 1,5 M (baru direalisasikan Rp 750 juta), serta para donatur lainnya dan warga Ikaswara. Kedepan kita juga akan membangun rumah singgah,” terangnya.
Sementara itu, DR. Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa dirinya merasa bahagia sekali bisa hadir di Sekretariat Ikaswara. Ada tiga hal yang disampaikan yakni yang pertama terkait kondisi Indonesia secara umum. Dikatakan bahwa walaupun Indonesia banyak masalah tapi demokratisasi dalam bidang informasi, pendidikan makin membaik walaupun banyak catatan, harapan hidup kita juga membaik. “Walaupun perlahan kita maju, kenapa saya sebut ini karena pemekaran dan lain-lainnya akan terus berkembang. InsyaaAllah Indonesia akan terus menuju titik keseimbangannya. Memang sekarang dengan 37 provinsi belum seimbang, contohnya Jawa Barat cuma 27 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 50 juta. Kabupaten Bogor saja hampir 6 juta penduduk. Kedepannya kita akan terus maju dan berkembang, karena itu tetap semangat menjaga Indonesia di manapun,” ujarnya.
Yang kedua, terkait turunan UU Otsus, atas nama undang-undang wajib mewujudkan 5 DOB baru. Jadi rencana DOB Papua Barat Daya tanggal 6 September disahkan. “Yang ketiga, dengan adanya Papua Barat Daya kita berharap menjadi berkah bagi masyarakat di daerah ini. Jadi DOB ini menjadi rahmat bagi semua atau menjadi rahmatan lil alamin,” harapnya.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan sembako dari Presiden PKS untuk warga yang terdampak banjir di Kota Sorong. (akh)













