Sah! Syafruddin Sabonnama Nahkodai DPW PAN PBD

SORONG-Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) secara resmi melantik Syafruddin Sabonnama sebagai Ketua Dewan Pengaurus Wilayah (DPW) PAN Papua Barat Daya (PBD) dan Rahmat C Sinamur sebagai Ketua DPW PAN Papua Barat (PB) beserta pengurusnya, periode 2020-2025, Selasa (2/5) di Vega Hotel.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan bahwa PAN simbolnya Matahari yang itu memberikan kehidupan, memberikan kasih sayang dan tidak pernah membeda-bedakan siapa dia itulah filosofi PAN.”Apakah dia PKS, apakah dia PKB, apakah dia Nasdem, apakah dia Papua Barat Daya, apakah dia orang Makassar, dia orang Jawa. Orang mana saja, tetap sama. Itulah kita PAN,” tegasnya.
Zulkifli yang juga menjabat Menteri Perdagangan Republik Indonesia ini mengatakan agar DPW PAN PB dan DPW PBD melengkapi kepengurusan di DPD PAN masing-masing wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kemudian, para calon legislatif dan para calon eksekutif harus bekerja keras, hati dan pikiran harus bersungguh-sungguh.
“Kalau Golkar sudah partai lama, kita lebih baru jadi kalau Golkar kecepatannya 10, maka saudara harus 20 baru bisa ngejar ketinggalan. Begitu juga DPD, Saya minta kalau ada kesulitan lapor sama ketua DPW apa kesulitannya. Misalnya bajunya enggak ada, bendera enggak ada maka nanti ketua DPW laporkan. Nanti saya bantu tapi dengan catatan saudara bersungguh-sungguh bekerja,” tegasnya.
Ketum juga mengatakan bahwa PAN memberikan kebebasan untuk para pengurus menentukan para calonnya yang akan diusung.”Itulah Partai Amanat Nasional, silahkan saudara menentukan calon. Pilih yang terbaik, yang sederhana. Saya dukung kalau ada kesulitan, kita bantu,” katanya.
Zulkifli juga meminta agar ketua-ketua DPD harus menjadi anggota DPRD, karena kalau ada ketua DPD tidak mencalonkan diri maka silahkan bergabung di ormas.
“Kalau mengenai presiden terlalu jauh, saudara saya minta pikirkan dirimu agar jadi terpilih menjadi anggota DPRD! udah itu aja. Karena politik ini juga perjuangan kita, pertama melalui legislatif, kedua melalui eksekutif. Kalau tidak berjuang di legislatif, maka di eksekutif. Kalau tidak jadi legislatif, tidak jadi eksekutif ya sudah gabung sama ormas. Kalau politik perjuangannya dua, yaitu satu legislatif dan satu eksekutif,” pungkasnya.
“Eksekutif yaitu dalam bentuk kebijakan-kebijakan Peraturan Pemerintah. Sementara legislatif yang membuat Perda dan undang-undang. Itulah yang akan menuntut arah kita,” tegasnya.
Menteri Perdagangan Republik Indonesia ini berharap agar ketua dan pengurus yang telah dilantik agar bekerja keras dan memberikan pengabdian kepada masyarakatnya secara prima dan yang terbaik.”Selamat bertugas semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kekuatan dan pertolongan kepada kita,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPW Papua Barat Daya, Syafruddin Sabonnama mengatakan, setelah pelantikan pengurus akan segera menyiapkan berkas pencalonan DPRD Kota Kabupaten, Provinsi dan RI. Sehingga sebelum batas waktu yang diberikan berkas seluruh calon legislatif sudah tervalidasi.
“Setelah dilantik, agenda kedepan adalah konsolidasi internal, melakukan rapat kerja, menyusun program kerja. Yang terpenting dalam jangka pendek adalah memastikan proses tahapan pencalegan bisa selesai. Sehingga DPW PAN PBD ikut berkontestasi dalam Pemilu 2024 nanti,” tegasnya.
Syafruddin menambahkan bahwa PAN Papua Barat Daya menargetkan satu fraksi untuk DPRD Provinsi dan ada keterwakilan PAN di DPRD Kabupaten Kota. Hingga saat ini pengurus masih terkendala dengan aturan Pemilu. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat pengurus untuk bekerja keras menangkan PAN di Pemilu 2024.
“Untuk provinsi, kami target 1 fraksi dan di kabupaten/kota harus ada keterwakilan PAN di legislatif,” ungkapnya.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kehadiran Ketum Zulkifli Hasan dan beberapa kader PAN yang merupakan artis ibukota seperti Uya Kuya, istrinya Astrid, Baby Zee dan Marissa Icha.
“Kami berterima kasih karena ditengah kesibukan ketum, ternyata beliau masih merespon kami dengan hadir beserta rombongan artiz ibukota. Yang akan memunculkan energi positif bagi kader. Ternyata PAN cukup terbuka untuk mengakomodir dengan siapa pun. Ternyata untuk memajukan Indonesia harus berkolaborasi,” pungkasnya.
Dari pantauan Radar Sorong, PAN melalui program #Bantu Rakyat Award 2023 memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang dianggap layak mendapatkan penghargaan tersebut.

Diantaranya Pj Gubernur Papua Barat Daya, Dr.Drs.Muhammad Musa’ad.M.Si yang telah mencanangkan pengobatan gratis. Pj Wali Kota Sorong George Yarangga,A.Pi, yang telah memberikan akses kesehatan kepada masyarakat kurang mampu.
Kemudian, penghargaan diberikan juga kepada Ketua DPRD Kota Sorong Petronela Kambuaya,S.Pd.M.Pd yakni Perempuan Papua yang membuat Perda terhadap penyandang disabilitas dapat mengakses pekerjaan.Kemudian, Hartono pendiri PAN di Papua Barat, yang membantu masyarakat miskin. Auguste Sagrim, anak muda yang menghibahkan seluruh diri dan harta bahwa ini adalah tanah anak Papua. Abdullah Gazam , politik adalah mengabdi. Kepala Suku-suku Besar Papua, Yeresmias Nauw, di usia senja 82 tahun tetap mengurusi persoalan masyarakat.
Serta kepada, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM yang merupakan tokoh pemekaran PBD yang menegaskan bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama Papua Barat Daya menjadi mimpi semua orang untuk kebaikan negeri ini. Rustam Aji,Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong tempat hampir 80 persen orang Papua dan yang bukan Muhammadiyah menuntut ilmu disitu. Sedekah Rombongan organisasi non profit yang memastikan bahwa tidak boleh ada air mata di atas tanah Papua. (zia)















