Obat Sirup Anak Habis, George: Kami Akan Suplai Lagi
SORONG-Dalam rangka memastikan warganya yang rumahnya terbakar dalam kondisi baik-baik saja atau sehat, Pj Wali Kota Sorong, George Yarangga,A.Pi melakukan kunjungan ke lokasi dan melihat langsung korban di Pasar Baru, Jumat (24/3).

Dari pantauan Radar Sorong, Pj Wali Kota berbincang-bincang dengan warga yang rumahnya terbakar menanyakan kondisi mereka, serta ikut bantu membersihkan udang untuk makanan para korban kebakaran dan Pj Wali kota juga sempat mengupas bawang ketika mengunjungi Posko Dapur Umum.
“Kita melakukan kunjungan ini untuk melihat perkembangan, karena semenjak kebakaran di sini kan pemerintah hadir memberikan bantuan. Baik, berupa bahan pokok, makanan dan juga perlengkapan untuk mereka tidur seperti kasur, tikar, dan pakaian serta obat-obatan. Kami juga menyiapkan posko kesehatan,” katanya ketika melihat langsung sisa puing-puing bangunan warga yang hangus terbakar, Jumat (24/3).

Sehingga, kata Pj Wali Kota bahwa dirinya memastikan dan melihat langsung bagaimana pelayanan para dokter dan perawat di posko kesehatan. Sejauh mana penanganannya, berapa banyak yang sudah dilayani. Apakah ada hambatan dalam keluhan-keluhan.
“Seperti tadi katanya obat Sirup untuk anak habis sehingga kita akan melakukan koordinasi untuk menyuplai lagi. Kemudian mereka juga meminta semacam ransel untuk membuat obat-obat agar para perawat dan dokter bisa tercerna langsung ke rumah-rumah memeriksa warga korban kebakaran” ungkapnya.
“Karena biasanya ada yang sakit di rumah tetapi yang datang konsultasi adalah orang lain. Sehingga mereka ingin melakukan pelayanan langsung terhadap pasien,” ujarnya.

George menambahkan bahwa Pemerintah juga melalui Kepala Dinas PUPR akan membersihkan puing-puing bekas bangunan yang tersisa di lokasi kebakaran. Namun dari warga yang memiliki rumah enggan, karena mereka memilih untuk akan membersihkan sendiri.
“Tetapi kami koordinasikan dengan RT atau RW setempat dan warga yang rumahnya terbakar katanya pengalaman dari sebelumnya. Jika dibongkar semua dan akan dibangun kembali, maka mereka tidak mampu sehingga mereka akan melakukannya sendiri. Sehingga rumah mana yang nanti akan dibersihkan dan ditandai dengan patok-patok,” ungkapnya.
George mengatakan bahwa warga yang menjadi korban merupakan mayoritas beragama Islam tersebut harus diperhatikan, karena ini bulan suci Ramadhan dan baru memasuki hari kedua mereka menunaikan ibadah puasa.
“Sehingga kita berharap sebelum lebaran, warga kita ini sudah bisa tertangani dengan baik. Entah itu dalam bentuk apa,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot Sorong telah memberikan bantuan kepada korban kebakaran pada Kamis (23/3) antara lain, peralatan makan 50 karton, kasur 19 unit, selimut 50 lembar, sandang dewasa 50 paket, sandang bayi 16 paket, sembako 300 paket, peralatan dapur 4 karton, makanan anak 3 karton, tenda gulung 11 lembar, dan tikar 16 lembar.
Selain penyerahan bantuan, Pemerintah Kota Sorong juga membuka Lumbung Sosial yang berlokasi di Distrik Sorong Manoi. Dibukanya lumbung tersebut, agar lebih dekat saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kebutuhan dasar para penyintas bencana dapat segera terpenuhi dan diantisipasi.
“Kita berharap agar Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial juga turut membantu warga yang mengalami musibah kebakaran di Pasar Baru ini,” pungkasnya.(zia)












