SORONG-Dalam rangka menerapkan Optimalisasi Pengelolaan Sampah dan Potensi Penanganan Sampah Berbasis Masyarakat di daerah, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri bersama Inspektorat Kementerian Dalam Negeri melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Sorong, Kamis (15/6).
Kunker tersebut disambut oleh Pj Wali Kota Sorong Pj George Yarangga,A.Pi.MM didampingi Plh Sekda Kota Sorong, Rudy R.Laku serta OPD terkait di Ruang Anggrek lt.2 Kantor Wali Kota Sorong.
Inspektur 2 Ditjen Bina Bangda Kemendagri Ucok Demanto mengatakan bahwa Kota Sorong menjadi pilot projects tata pengelolaan sampah Rumah Tangga (RT) untuk di wilayah Papua.
“Jadi kami Kemendagri ada progam untuk Kota Sorong sebagai salah satu pilot projects. Kota Sorong sebagai lumbung percontohan pada pengelolaan sampah rumah tangga. Pengelolaan sampah yang perlu di prioritaskan. Sampah harus dikelola oleh masyarakat, dipilah mana yang organik dan non organik kemudian dibawa ke bank sampah. Kemudian sisanya dibuat untuk misalnya dibuat keramik. Artinya menghindari tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir. Jadi sampah rumah tangga harus dikelola di TPST,” jelasnya.
Lanjutnya, Disamping infrastruktur kemudian perubahan perilaku masyarakat. Yang tadinya sampah itu dibuang kemudian diangkut. Namun, sekarang sampah harus dipilah oleh masyarakat. Memilah sampah organik dan sampah non organik. Kemudian petugas atau bank sampah mengambil dipilah dan dimanfaatkan.
“Itu tujuan kami ke sini untuk mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sampah. Kemudian Kota Sorong merupakan pilot projects dukungan bantuan progam yang akan dilakukan di Kota Sorong. Dengan catatan Kota Sorong harus memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program terhadap perubahan perilaku atau kebijakan tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Sorong Pj George Yarangga,A.Pi.MM mengatakan bahwa Pemerintah Kota Sorong tentunya sangat menyambut baik kunjungan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri ke Kota Sorong yang juga merupakan Ibukota Provinsi Papua Barat Daya, yang mana kota ini merupakan pintu gerbang tanah Papua yang memiliki letak yang strategis diantara daerah-daerah lain di tanah Papua.
“Kota Sorong juga merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki penduduk yang sangat heterogen. Memiliki berbagai macam suku, ras, dan agama, yang selalu menampilkan beragam budaya dan tradisi yang ada di nusantara,” katanya.
Menurutnya, sebagai penjabat wali kota, selalu mengandalkan motto Kota Sorong “Kota Beriman yakni Kota Yang Bersih, Indah, Aman Dan Nyaman”. Motto ini sebagai acuan dan landasan untuk bergerak bersama baik stakeholder terkait dan juga seluruh masyarakat untuk sama-sama wujudkan masyarakat perkembangan dan kemajuan daerah untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap pelaksanaan kegiatan yang dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat, sebagaimana dalam kehidupan kebersihan, khususnya pengelolaan persampahan, terus kami gaungkan dalam setiap kebijakan. Dan terus memberikan edukasi terhadap masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dengan melakukan pengelolaan dan pengawasan sampah yang baik dan benar,” katanya.
“Agar Kota Sorong tetap terjaga kebersihannya baik itu mulai pengawasan sampah dari keluarga, hingga pada ke tingkat TPS atau tempat pembuangan akhir. Sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat untuk kebersihan dan penganan sampah dapat terpenuhi dan terlaksana demi kepentingan bersama,” sambungnya.
Oleh karena itu, kata Pj Wali Kota bahwa pihaknya sangat memberikan apresiassi kepada dirjen bina pembangunan daerah kemendagri tanpa henti-hentinya secara terus menerus memberikan pengarahan serta pembinaan pengawasan dan pengolahan persampahan bagi masyarakat. Sehingga apa yang akan masyarakat lakukan tentunya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku dan dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat itu sendiri.
“Saya atas nama pemerintah Kota Sorong mengucapkan selamat dan memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga dapat berjalan lancar sesuai rencana yang telah diinginkan, dan selalu memberikan manfaat positif bagi masyarakat Kota Sorong melalui pengawasan terhadap pengelolaan sampah yang baik dan benar,” pungkasnya.(zia)















