
AIMAS – Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (26/8) sore yang melahap dua unit rumah di blok F No. 8 dan No. 9 di kawasan KPR Cenderawasih Green Park, Kelurahan Malawili, Distrik Aimas, diduga kuat disebabkan oleh arus pendek (korsleting) listrik.
Kapolres Sorong, AKBP Yohanes Agustiandaru, SH, S.IK, MH mengungkapkan, musibah kebakaran tersebut berasal dari rumah yang disewa oleh seorang karyawan swasta bernama Ucok.
Dimana saat itu, sekitar pukul 16.30 WIT, korban yang biasa disapa mama Kelvin bersama anaknya yang sedang berada di kamar tiba-tiba terbangun karena kaget melihat kepulan asap di rumahnya. Mengetahui hal tersebut, Ia kemudian keluar bersama kedua anaknya sambil berteriak bahwa telah terjadi kebakaran di rumah miliknya.
Selanjutnya, pada pukul 16.35 WIT, masyarakat sekitar melihat adanya kobaran api yang semakin merambat di rumah F8 tersebut.
Warga pun spontan bergegas berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.
“Setelah menerima kabar tersebut, kami turunkan personel piket siaga Polres Sorong yang dipimpin langsung oleh Iptu Amiruddin (Pawas). Mereka tiba di TKP sekitar pukul 16.50 WIT bersama armada water canon Polres Sorong dan langsung bergegas melakukan pemadaman,” terang Kapolres kepada Radar Sorong, saat dikonfirmasi.
Diungkapkan Kapolres, untuk memperkuat tenaga di lapangan, kembali diturunkan 15 personel anggota Dalmas Polres Sorong sekitar pukul 17.00 WIT. Selanjutnya pukul 17.03 WIT, tenaga kembali diperkuat oleh personel Kodim 1802/Sorong di bawah pimpinan Danramil 1802-07 Aimas, Kapten Inf. Harpin.
“Di bawah komando Danramil Aimas, para personel membantu menyelamatkan barang berharga milik korban agar tidak ikut terbakar,” lanjut Kapolres.
Selain menggunakan water canon Polres Sorong, sambung Kapolres, upaya pemadaman juga dibantu menggunakan satu unit mobil tangki air milik masyarakat yang tiba di TKP pada pukul 17.10 WIT. Serta disusul oleh satu unit mobil tangki dari ZENI AD yang tiba di TKP sekitar 17.45 WIT.
“Api baru bisa kita padamkan pukul 17.55 WIT, dengan menggunakan dua unit tangki air dan satu unit water canon,” sebut Kapolres.
Belum dapat diperhitungkan berapa besar kerugian material akibat musibah tersebut. Namun berdasarkan pengakuan Ucok, tak hanya menghanguskan rumah, kebakaran itu juga melahap tiga unit motor R2 dan satu unit motor tempel 15 PK.
Ungkapan bahwa kebakaran disebabkan karena kosleting di bagian dapur disampaikan korban kepada beberapa tetangganya. Ia pun menampik info yang mengatakan saat kejadian dirinya tengah masak air dan ketiduran sehingga diduga api dari kompor minyak tanah.
Stok minyak tanah yang ada di rumah dan 3 motor yang baru diisi bensin ikut terbakar disebut-sebut menyebabkan nyala api semakin membesar hingga korban tak bisa menyelamatkan harta bendanya. (ayu)















