SORONG – Baru sepekan dipercayakan emban tugas sebagai Komandan Korem 181/PVT menggantikan Brigjen TNI Indra Heri, Kolonel Inf Wawan Erawan, SE.,M.M mendapatkan pekerjaan rumah (PR) dalam meyakinkan program pembinaan teritorial pada jajaran satuan Korem 181/PVT dapat berjalan dengan baik, maksimal dan dirasakan oleh masyarakat.
“Saya sudah banyak mendapatkan arahan dan petunjuk terkait tugas pokok yang harus saya lakukan, terutama pembinaan teritorial, bagaimana saya harus meyakinkan bahwa program pembinaan teritorial yang dilaksanakan Korem 181 berjalan dengan baik, maksimal dan hadirnya dapat dirasakan oleh semua masyarakat yang ada di wilayah tersebut,”jelasnya, Senin (14/2).
Menanyakan terkait kejadian penembakan personel TNI AD beberapa waktu lalu, Danrem menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak berprikemanusiaan, sebab disaat personel TNI AD sedang melaksanakan pembinaan teritorial dengan membantu kesulitan masyarakat. Namun, ada sekelompok orang yang memanfaatkan dan mengintimidasi personel TNI AD.
“Orang-orang tersebut melakukan penembakan pada beberapa anggota kami saat mereka sedang melakukan pekerjaan di lapangan. Tetapi, kami lagi – lagi harus menyampaikan bahwa keberadaan kami di wilayah Papua Barat adalah untuk melakukan pembinaan teritorial sehingga jika ada kejadian yang serupa tentunya masih dalam ranah kepolisian,”ujarnya.
Danrem menyebutkan, kepolisian melalui Kapolda maupun Kapolres setempat tentunya sudah menganalisa dan merencanakam sejauh mana apabila ada kejadian serupa.
“Saya mendapatkan informasi, ternyata sudah dikirimkam DPO atas penembakan terhadap personel dan kami hanya bisa memantau, apabila kami bertemu dengan orang-orang tersebut tentunya kami akan berkoordinasi dengan kepolisian tentunya. Dengan menangkap dan diserahkan kepada hukum yang berlaku di negara kita,”paparnya.
Danrem menegaskan, pihaknya tetap akan melaksanakan pembinaan teritorial dengan meyakinkan kepada masyarakat bahwa keberadaan TNI di wilayah Papua Barat adalah melaksanakan pembinaan teritorial guna mensejahterakan masyarakat dengan membantu kesulitan masyarakat melalui program yang telah dicanangkan Pemda setempat maupun Papua Barat. (juh)















