MANCHESTER – Cristiano Ronaldo baru saja menyerang Manchester United dalam wawancaranya. Ini jadi pertanda bahwa tak ada cinta lagi di antara keduanya. Dalam wawancaranya dengan selebriti terkenal Inggris, Piers Morgan, Ronaldo berkeluh kesah soal kondisinya di MU saat ini, mulai dari manajemen yang bobrok, Erik ten Hag dan dua manajer pendahulu yang tak kompeten, plus keinginannya untuk cabut.
Tak cuma itu, Ronaldo juga turut menyerang mantan partnernya di lini serang Wayne Rooney. Wawancara yang baru sebatas cuplikan itu sudah menghebohkan dunia. Wajar ketika banyak yang pro dan kontra dengan Ronaldo saat ini. Salah satu yang kontra adalah mantan bek MU Rio Ferdinand yang selama ini selalu membela Ronaldo dari kritik.
Menurut Ferdinand, apa yang dilakukan Ronaldo sudah keterlaluan dan tak ada lagi cinta antara dia dengan MU. Alhasil, Ronaldo pun kembali memaksa keluar dari klub dengan cara seperti ini. “Anda tidak bisa duduk di sini dan membela Cristiano Ronaldo,” ujar Rio Ferdinand dalam acara podcast-nya ‘Vibe with Five’. “Saya sudah tahu faktanya sejak jauh-jauh hari, bahwa ini semua sudah dibuat untuk satu tujuan, yakni agar dia bisa pergi dari klub. Kisah cinta Cristiano dan Man United menurut saya sudah selesai. Saya rasa keduanya tidak mungkin bersatu lagi. Saya rasa klub tidak akan mempertahankannya dan dia juga tidak ingin kembali. Ini semua dibuat-buat untuk itu. Sebelum ini, saya selalu membelanya dan mengatakan klub harus bisa berkomunikasi lebih baik,” ujar Ferdinand seperti dikutip dari detikcom.
Ronaldo Bikin Geger agar Dipecat MU?
Cristiano Ronaldo bikin heboh dengan mengeluhkan situasinya di Manchester United lewat sebuah wawancara. Jamie Carragher menilai itu sebagai bagian dari usaha Ronaldo agar dipecat. Cristiano Ronaldo bicara blak-blakan soal situasinya di MU dalam wawancara dengan Piers Morgan. Mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu mengeluarkan sejumlah unek-unek, salah satunya soal perlakuan MU kepadanya. Ronaldo merasa dikhianati setelah Erik ten Hag dan beberapa petinggi di MU menginginkannya pergi. Bintang asal Portugal itu juga mengaku tidak respek kepada Ten Hag.
Jamie Carragher meyakini wawancara ini jadi salah satu upaya Ronaldo agar kontraknya diputus MU. Ronaldo memang sempat mencoba hengkang musim panas lalu, tapi gagal. “Dia ingin dipecat, itu jelas. Dia bilang ke klub musim panas kemarin kalau dia ingin pergi, yang wajar dalam sepakbola, hal-hal seperti ini terjadi. Tidak ada pembeli, mungkin karena gajinya atau harga yang dipasang Manchester United,” Carragher menulis di Sky Sports. “Saya kira dia tahu bursa transfer nanti akan sama saja dan mungkin musim panas berikutnya dan sekarang dia mencoba agar dipecat atau ingin pergi secara cuma-cuma. Itulah satu-satunya cara dia bisa keluar,” ucapnya.
Carragher pun menyarankan agar MU segera melepas Cristiano Ronaldo. Persoalan ini dikhawatirkan akan terus-terusan mengusik MU. “Saya kira United sebaiknya memecatnya atau melepaskan dengan secara gratis. Saat ini, mereka sedang mencoba membangun sesuatu yang bukan untuk juara Premier League atau Liga Champions sekarang. Manajer akan mengejar gelar-gelar itu dalam dua atau tiga tahun dan Ronaldo tidak akan ada di sana,” lanjut Carragher. “Dia akan jadi gangguan, ini tidak akan hilang. Begitu seorang pemain blak-blakan dan bilang dia tidak respek ke manajer, bagaimana jadinya ketika dia kembali di hari pertama setelah Piala Dunia? Tidak bisa begitu, akan ada orang-orang yang mengambil gambar, kita akan tanya soal Ronaldo ke manajer dalam wawancara di Sky. United tidak butuh kerepotan ini,” tandasnya. (mrp/nds/detikcom)















