AIMAS – Pengesahan Provinsi Papua Barat Daya membuka harapan sangat besar bai masyarakat asli papua. Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor, S.IP.
Sebagai ketua DAP yang menjaring banyak aspirasi masyarakat asli Papua, Mayor berharap dengan disahkannya PBD, maka semua tenaga honorer se-Sorong Raya dapat diangkat menjadi PNS atau ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
“Hadirnya PBD harus memberi ruang bagi masyarakat OAP untuk berkecimpung di sana sebagai pegawai pemerintahannya. Oleh karena itu honorer di 5 Kabupaten dan 1 Kota di Sorong Raya bisa diangkat menjadi ASN Pemprov PBD,” ungkap Mayor saat dihubungi via telepon selular.
Dirinya berpesan, jangan sampai pemerintah pusat atau daerah malah merekrutmen ASN atau CPNS dari luar untuk menduduki PBD. Tetapi alangkah baiknya para honorer terutama OAP didorong dan dibimbing untuk mengikuti proses seleksinya. Sehingga ketika lolos maka mereka bisa menjawab kebutuhan ASN di Provinsi PBD ini.
“Kami siap meneima PBD, dengan catatan bahwa PBD benar-benar lahir untuk masyarakat Papua Barat Daya atau se-Sorong Raya. Karena itulah substansi demikrasi dari pemekaran sebuah DOB yang diinginkan masyarakar adat Papua,” tandasnya. (ayu)











