• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 15 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Jelang Idul Adha 2026 Stok di Papua Barat Daya Aman, 15 Ribu Sapi Telah Diperiksa Dokter Hewan

by REDAKSI
20 Mei 2026
in Papua Barat Daya
0
Jelang Idul Adha 2026 Stok di Papua Barat Daya Aman, 15 Ribu Sapi Telah Diperiksa Dokter Hewan
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner melakukan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah peternakan di Kabupaten Sorong.

Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi Papua Barat Daya sekaligus Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Papua Barat Daya, drh. M.M. Firdiana Krisnaningsih mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang akan dijual kepada masyarakat berada dalam kondisi sehat dan layak dikurbankan.

Berita Terkait

Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot

Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot

11 Agustus 2026
52
Proses AMDAL Rumah Sakit Rujukan PBD Segera Dimulai, Publik Diminta Beri Masukan

Proses AMDAL Rumah Sakit Rujukan PBD Segera Dimulai, Publik Diminta Beri Masukan

10 Agustus 2026
49
Pemprov PBD Dukung Pembentukan Kelembagaan Terpadu MIDAs Raja Ampat

Pemprov PBD Dukung Pembentukan Kelembagaan Terpadu MIDAs Raja Ampat

7 Agustus 2026
82

“Kami turun bersama tim untuk melihat kesiapan para peternak menjelang Iduladha tanggal 27 Mei nanti. Hari ini kami melakukan monitoring dan surveillance, dan pada umumnya ternak dalam kondisi sehat,” ujar drh. Firdiana saat ditemui di sela pemeriksaan hewan kurban.

ADVERTISEMENT

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan beberapa sapi mengalami gangguan kesehatan ringan seperti skabies atau penyakit kulit serta cacingan. Peternak diminta terlebih dahulu melakukan pengobatan sebelum sapi dijual sebagai hewan kurban.

“Ada beberapa yang sakit kulit, yang kita sebut skabies. Saya sudah bilang ke peternaknya supaya diobati dulu dan jangan dijual dulu. Ada juga yang cacingan dan langsung diberikan obat cacing,” jelasnya.

Selain pemeriksaan fisik, tim dokter hewan juga melakukan penyuntikan multivitamin kepada sejumlah sapi guna menjaga kondisi dan stamina ternak hingga hari pemotongan kurban.

Menurutnya, hingga saat ini Papua Barat Daya masih aman dari penyakit hewan berbahaya. Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjadi perhatian nasional.

“Untuk penyakit berbahaya di Papua Barat Daya belum ada. Yang menjadi prioritas nasional tetap PMK. Kemudian skabies juga termasuk penyakit zoonosis yang bisa menular dari hewan ke manusia,” katanya.

Ia menegaskan, hewan yang mengalami penyakit kulit, luka pada kaki dan mulut, maupun cacat fisik tidak layak dijadikan hewan kurban.

Berdasarkan laporan dari dinas teknis kabupaten dan kota, sebanyak kurang lebih 15 ribu hewan kurban telah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Mayoritas stok hewan kurban berada di Kabupaten Sorong yang menjadi sentra peternakan sapi di Papua Barat Daya.

“Stok kurban Papua Barat Daya tahun 2026 siap. Kebanyakan memang ada di Kabupaten Sorong karena mayoritas peternak sapi berada di sana,” ujarnya.

drh. Firdiana juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli hewan kurban.

Menurutnya, masyarakat bisa mengenali ciri-ciri hewan sehat secara sederhana, seperti kondisi tubuh tidak kurus, hidung basah normal, bulu halus, kaki tidak pincang, serta tidak memiliki luka pada mulut maupun sela kuku.

“Kalau sapi cacingan biasanya kurus dan perutnya buncit. Kalau ada luka di mulut seperti sariawan atau luka di sela kuku, itu harus diwaspadai. Kemudian untuk sapi jantan, bijinya harus lengkap dua,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk syarat umur hewan kurban, sapi minimal berusia di atas dua tahun. Sementara untuk sapi Bali, bobot sekitar 180 kilogram ke atas dinilai sudah layak dijadikan hewan kurban.

ADVERTISEMENT

Ia berharap masyarakat segera melaporkan kepada dinas peternakan atau petugas kesehatan hewan apabila menemukan hewan kurban dengan gejala penyakit agar dapat segera ditangani.(zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Penjualan Merosot Drastis, Peternak Sapi Desak Pembatasan Pasokan Impor Antar-Daerah

Next Post

Indosat, Wadhwani Foundation, dan Kemnaker Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Lewat AI

Related Posts

Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot
Papua Barat Daya

Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot

11 Agustus 2026
52
Proses AMDAL Rumah Sakit Rujukan PBD Segera Dimulai, Publik Diminta Beri Masukan
Papua Barat Daya

Proses AMDAL Rumah Sakit Rujukan PBD Segera Dimulai, Publik Diminta Beri Masukan

10 Agustus 2026
49
Pemprov PBD Dukung Pembentukan Kelembagaan Terpadu MIDAs Raja Ampat
Papua Barat Daya

Pemprov PBD Dukung Pembentukan Kelembagaan Terpadu MIDAs Raja Ampat

7 Agustus 2026
82
DPRD PBD Dukung Transformasi Digital Pengelolaan Keuangan Daerah Lewat SP2D Online
Papua Barat Daya

DPRD PBD Dukung Transformasi Digital Pengelolaan Keuangan Daerah Lewat SP2D Online

7 Agustus 2026
12
Bank Papua Serahkan Bantuan 6 Unit Motor Sampah dan 2.100 Bibit Pohon, Kadis LH PBD Beri Apresiasi
Papua Barat Daya

Bank Papua Serahkan Bantuan 6 Unit Motor Sampah dan 2.100 Bibit Pohon, Kadis LH PBD Beri Apresiasi

7 Agustus 2026
75
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
Berita Utama

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51
Next Post
Indosat, Wadhwani Foundation, dan Kemnaker Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Lewat AI

Indosat, Wadhwani Foundation, dan Kemnaker Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Lewat AI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

14 Agustus 2026
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!