Merry: Perkembangan Harga berbagai Komoditas menunjukkan Adanya Kenaikan
SORONG – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong, Ir.Merry,M.P kepada awak media, Rabu (2/2) mengatakan, perkembangan harga berbagai komoditas pada Januari 2022 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Sorong, pada Januari 2022 terjadi inflasi sebesar 0,99 persen, atau terjadi ke kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,45 pada Desember 2021 menjadi 108,51 pada Januari 2022.
“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,81 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,44 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,64 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,38 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,38 persen, Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,20 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,19 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,50 persen,” urainya.
Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi, kata Merry yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,23 persen, kelompok transportasi sebesar 3,08 persen. Kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks.
Merry juga mengatakan bahwa pada Januari 2022 dari 11 kelompok pengeluaran, 8 kelompok memberikan andil/sumbangan inflasi, 2 kelompok memberikan andil/sumbangan deflasi dan 1 kelompok tidak memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi Kota Sorong.
Adapun beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2021, diantaranya ikan mumar, ikan teri, labu kuning, tauge, sirih, wortel, ikan simbula, daun seledri, mainan anak, bubur, ikan kakap merah, telur ayam ras, nangka muda, bawang merah, udang kering (ebi), sawi hijau, kol putih, bahan bakar rumah tangga, obat dengan resep, daun singkong, daging babi, ketela pohon, bayam, daster, kacang panjang, pembasmi nyamuk bakar.
Merry menambahkan Dari Indeks Harga Konsumen (IHK) 90 kota IHK, 85 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,53 persen dengan IHK sebesar 109,81 dan terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 111,34.
“Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 0,66 persen dengan IHK sebesar 108,79 dan terendah terjadi di Jayapura sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 105,83,” ujarnya.
“Tingkat inflasi tahun kalender (Januari 2022) sebesar 0,99 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2022 terhadap Januari 2021) sebesar 4,08 persen,” sambungnya.(zia)















