SORONG-Sebanyak 18 kader posyandu mewakili Provinsi Papua Barat Daya untuk mengikuti Jambore Kader Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 11-14 November 2023.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat Daya Naomi Netty Howay melepas secara resmi 18 kader posyandu di Halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (10/11).
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat Daya Naomi Netty Howay mengatakan, bahwa 18 kader posyandu yang akan mengikuti Jambore Kader Tingkat Nasional merupakan kader-kader yang berasal dari Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Daya.
“18 kader posyandu yang akan kita kirim ini mereka mewakili 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat Daya,” ungkapnya.
Dijelaskan bahwa, 18 kader posyandu tersebut bukan dipilih oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya. Tetapi dari kabupaten/kota.
“Kami mendapatkan nama-nama tersebut dari kabupaten dan kota. Karena seleksinya dilakukan oleh kabupaten dan kota, dengan kriteria-kriteria yang sudah diberikan. Makanya setelah mengikuti seleksi, 18 kader tersebut yang terpilih mewakili Provinsi Papua Barat Daya,” ungkapnya.
Kadis Kesehatan juga mengatakan bahwa, Jambore Kader Tingkat Nasional merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia nasional Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Jakarta.
“Dalam Jambore Kader Tingkat Nasional ada lomba-lomba yang akan dilaksanakan. Misalnya lomba yel-yel kader posyandu, kita juga menampilkan inovasi-inovasi kader yang dilakukan di posyandu masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan posyandu, kader berperan sangat besar, karena para kader tidak hanya sebagai pemberi informasi kesehatan, tetapi juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Saya berharap 18 kader posyandu yang mewakili Papua Barat Daya dapat menyampaikan kegiatan posyandu yang ada di Provinsi Papua Barat Daya. Apa saja yang telah kita lakukan dalam mengembangkan dan memajukan posyandu di tengah masyarakat,” pungkasnya.(zia)















