SORONG- General Manager Pertamina Refinery Unit VII Kasim melaksanakan audiensi dengan Panglima Komandan (Pangko) Armada III Sorong, kunjungan ini merupakan kunjungan kerja dan silahturahmi serta perkenalan diri GM RU VII kepada stakeholder.
Dimana GM RU VII Kasim Yusuf Mansyur, awal tahun ini berkesempatan melaksanakan dengan Panglima Komandan Armada III Sorong.
Pangko Armada III, Laksda TNI Hersan SH.M.Si. menyambut kunjungan tersebut.
Pangko Armada lll dalam pertemuan tersebut menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia juga menjelaskan fungsi, tugas dan wewenang Armada III di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Pak GM RU VII, Pak Yusuf Mansyur yang sudah berkenan hadir di tempat kami. Kami juga menjabat baru memasuki tiga bulan ini, sehingga masih banyak urusan yang kami perlu selaraskan dan sesuaikan. Kami siap mendukung dan mensuport kegiatan operasional Pertamina khusunya Kilang RU VII Kasim yang memang berada di wilayah Armada III,” katanya.
Ia mengatakan bahwa di wilayah Maluku dan Papua, pihaknya juga membutuhkan Bahan Bakar Minyak untuk kebutuhan operasional kapal patroli, sehingga bisa mencakup dan menjaga kawasan Armada III ini lebih luas lagi.
“Angkatan Laut merupakan salah satu pemakai BBM Pertamina. Sehingga pengamanan terhadap produksi BBM juga sangat penting. Semua memerlukan kondisi Pertamina dalam keadaan aman. Kami juga siap mendukung upaya-upaya pengaman yang dilakukan oleh pihak Pertamina di daerah yang merupakan turunan dari MoU antara Panglima TNI dan Dirut Pertamina,” katanya.
“Sehingga kita bisa saling bersinergi dengan Pertamina RU VII Kasim, untuk menjaga kawasan operasional Kilang. Baik di wilayah pesisirnya dan juga di darat seperti yang sudah berjalan selama ini,” pungkasnya.
Sementara itu, GM RU VII Yusuf Mansyur mengatakan bahwa Obvitnas adalah kawasan atau lokasi, baik berupa bangunan atau instalasi dan atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.
“Terima kasih atas waktunya Pangko Armada III atas kesediannya menerima Audiensi dari kami dan juga silahturahmi untuk memperkenalkan diri sebagai GM RU VII,” katanya didampingi Area Manager Comm, Rel dan CSR Dodi Yapsenang, didampingi Area Manager HSSE Bambang Respati.
Disamping audiensi dikatakan Yusuf pihaknya juga bermaksud untuk melanjutkan Perjanjian Kerjasama Keamanan (PKS) yang sudah berakhir di desember tahun 2023, sehingga perlu adanya PKS Baru dan penambahan personil dari Armada III kedepannya
“Saat ini, PT KPI Unit Kasim telah mengimplementasikan strategi pengamanan yang meliputi aspek fisik dan non-fisik, serta aspek legalitas, fasilitas, dan identifikasi, sistem manajement pengaman kami juga telah mendapatkan sertifikat gold dari Kepolisian Republik Indonesia. Sehingga perlu adanya penguatan kedepannya lagi,” jelas Yusuf Mansyur
GM RU VII juga menjelaskan bahwa PT KPI Unit Kasim merupakan salah satu Obyek Vital Nasional (Obvit Nas) dimana Fungsi dan peran Pertamina yang bukan saja sebagai pencari dan penyediaan Bahan Bakar Minyak tapi juga sebagai alat pertahanan negara dalam bidang ketersediaan Energy BBM dan Non BBM, baik transportasi, new reliable energy Ekplorasi,Produksi dari hulu sampai hilir kondusifitas wilayah perlu sekali di jaga
Kemudian itu Area Manager Comm, Rel, CSR & Compliance RU VII Kasim menambahkan Audiensi yang dilaksakan ini merupakan audiensi yang memang sering dilaksakan bukan hanya ke pihak TNI dan Polri saja tetapi ke semua stakeholder terkait dengan Obyek Vital Nasional ini.
“Melalui kunjungan ini diharapkan kerjasama erat antara Komando Armada III Sorong dan PT KPI Unit Kasim terus berlanjut, serta keamanan dan kelancaran operasional Objek Vital Nasional di wilayah sorong raya terus terjaga di masa mendatang,”pungkasnya.(*/zia)










