AIMAS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Barat Daya menyalurkan 12 ekor kambing untuk dikurbankan pada hari raya Idul Adha 1444 H. Secara simbolis, hewan kurban tersebut diberikan kepada DWP di tingkat kabupaten/kota, Jumat (23/6) bertempat di Alun-Alun Aimas Kabupaten Sorong.
Ketua DWP PBD melalui Wakil Ketua III Bidang Sosial Budaya, Sari K. Suardi mengatakan, penyerahan bantuan hewan kurban tersebut merupakan bagian dari kepedulian dan perhatian DWP tingkat provinsi kepada seluruh pengurus DWP di kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Papua Barat Data.
Sari merincikan, DWP tingkat kabupaten yang mendapatkan bantuan hewan kurban meliputi Kabupaten Sorong, Maybrat, Sorong Selatan, Tambrauw, Raja Ampat dan Kota Sorong. Dimana tiap-tiap DWP kabupaten/kota akan menerima 2 ekor kambing.
Menurut Sari, kegiatan ini dianggap penting dan sebagai bagian dari rasa kepedulian sehingga akan menjadi program tahunan DWP tingkat provinsi untuk menyalurkan bantuan kepedulian kepada setiap kegiatan keagamaan di wilayah provinsi 38 ini.
“Ini akan masuk pada program DWP tingkat provinsi sehingga nantinya akan dilaksanakan pada setiap tahun sesuai dengan kegiatan keagamaan masing-masing,” ujar Sari.
Sementara itu ketua DWP Kabupaten Maybrat, Juliana Lince Taa memberikan apresiasi kepada pengurus DWP tingkat provinsi yang telah memberikan kepedulian dan perhatian meski organisasi ini baru dibentuk.
“Hewan kurban ini akan kami serahkan kepada pengurus Musholla di Kumurkek, Kabupaten Maybrat nanti pengurusnya mengatur untuk menyerahkan kepada yang berhak menerimanya,” ucapnya.
Sementara itu, drh Firdiana menambahkan, Tim Otoritas Feteriner Provinsi PBD sudah melakukan pemeriksaan hewan kurban di seluruh Provinsi Papua Barat Daya. Dimana seluruh hewan yang telah melalui proses pemeriksaan hasilnya dinyatakan sehat dan siap dikurbankan.
“Pemeriksaan ini, kita fokus pada penyakit mulut dan kuku, serta penyakit kulit berupa benjolan-benjolan pada sapi dan kambing. Setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya semua negatif dan hewan kurban di Papua Barat Daya dipastikan dalam kondisi sehat,” pungkas Firdiana. (ayu)















