“Tujuan acara ini sebenarnya menyamakan langkah antar kedua belah pihak (Pertamina dan vendor) yang harus saling bersinergi,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya fokus ke operation excellent dan business. Penggeraknya adalah Pertamina dan mitra kerja terutama yang support produk lokal. “Kedepannya Pertamina harus lebih cepat dan lebih maju. Dimana yang membuat lebih cepat itu adalah mitra kerja lokal yang hadir pada saat ini luar biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa guna mendukung operasional perusahaan khususnya pengadaan barang dan jasa diprioritaskan bagi vendor lokal di Sorong Raya.
Dijelaskannya bahwa Pada masa pandemi Covid-19 ini kendala memang ada terhadap vendor. Tapi ada solusi prokes dan bisa substitusi ketika vendor dari luar maka vendor lokal diberdayakan maksimal. Itulah untungnya kandungan lokal.
“Kami harapkan vendor lokal bisa eksis di tempat kita jadi kita pun terbantu dari sisi kecepatan, waktu dan tentunya biaya,” katanya.
Lanjutnya, Tujuannya juga memperbanyak vendor lokal agar vendor lokal bisa berkembang dan menghidupkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan banyak vendor lokal lapangan pekerjaan tersedia yang sudah pasti akan memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat setempat.
“Bagi perusahaan lokal yang ingin bergabung menjadi mitra atau vendor dengan senang hati pihaknya mengajak untuk bergabung. Karena sekarang semua serba transparan dan terbuka secara online, bisa akses di i vendor Pertamina,” pungkasnya.
“Persyaratan standar, tentu sebagai vendor harus ada bentuk badan usaha, legalitas, keahlian, kantor, skill dan tenaga kerjanya,” sambungnya.
Sementara itu, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim, Yusuf Mansur, menambahkan bahwa pihaknya melakukan Komunikasi dengan partner, mitra dari vendor ada upskilling terkait TKDN dan juga kontrak.













