AIMAS – Guna memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi tahun 3024 mendatang, Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan proses tahapan ini, seperti Dinas Dukcapil dan Kesbangpol untuk terus mendampingi KPU dan Bawaslu dalam setiap kegiatan.
“Saja menjamin proses semua tahapan untuk pemilu legislatif dan pemilukada dan pemilihan presiden harus jalan aman dan lancar, untuk itu OPD terkait harus kawal. Nanti, masuk bulan Januari itu bukan waktu tidur. Kalau ada acara-acara begini (KPU dan Bawaslu) pimpinan OPD terkait seperti Dukcapil dan Kesbangpol pimpinan itu harus hadir.
Jangan diwakilkan, pimpinannya hadir sendiri,” tegasnya tegas Pj Bupati Sorong saat menghadiri Sosialisasi bagi PPD di Kabupaten Sorong, Kamis (5/1).
Disebutkan Moso, tugas seorang penjabat kepala daerah adalah untuk mendorong dan mendukung serta mengawal semua tahapan proses pesta demokrasi pemilu baik legislatif, presiden dan pemilukada dengan harus menyatakan dukungan penuh.
Menurut Moso, pesta demokrasi akan berjalan sukses apabila sistem politik terus harus dibangun. Dimana tidak hanya cukup oleh kepala daerah dan penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu saja. Tetapi harus ada kerja kolaborasi dan elaborasi untuk memastikan bahwa demokrasi pemilu di Kabupaten Sorong harus jauh lebih baik dari 5 tahun yang lalu.
Oleh karena itu, Moso juga meminta seluruh kepala distrik agar berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu terkait dengan belum terpenuhinya tenaga-tenaga PPS untuk bekerja di kelurahan dan kampung.
“Kepala distrik segera usulkan nama-nama tenaga PPS yang belum terpenuhi di kelurahan dan kampung. Kerja cepat, saya tunggu paling lambat dalam seminggu ke depan. Kemudian, setiap kepala distrik juga bertanggung jawab menyediakan satu ruang sekretariat bagi PPD untuk bekerja di sana,” pinta Moso. (ayu)













