AIMAS – Pemerintah Kabupaten Sorong menilai, PT. Malamoi Olom Wobok (MOW) saat ini tengah dalam kondisi yang kurang sehat. Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP usai memimpin rapat penyampaian laporan hasil kerja tim evaluator terhadap kinerja dan rekomendasi PT. MOW.
Pemerintah Kabupaten Sorong juga telah membentuk tim khusus guna mengawal jalannya kegiatan bisnis PT. MOW. Dimana tim tersebut diketuai oleh Sekda Kabupaten Sorong, dengan anggota beberapa pimpinan OPD dan akademisi dari Universtitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Dikatakan Pj Bupati, PT. MOW yang dibentuk sejak 2017 lalu ini, bertujuan untuk menjadi untuk membantu pemerintah dalam memberikan peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sorong. Termasuk ikut berkontribusi dalam peran pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK).
Namun, kinerja PT. MOW selama ini dirasa kurang maksimal. KEK Sorong sebagai program strategis nasional pemerintah juga dinilai tidak pernah ada kemajuan oleh Sekretariat Nasional (Sesnas). Sehingga pemerintah daerah memandang perlu untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan dengan membentuk Tim Evaluator tersebut.
“Dari hasil rapat dapat disimpulkan bahwa PT. MOW sedang tidak sehat sekarang. Sehingga kita harus segera mencarikan solusi. Apakah bisa dengan diberi stimulus berupa vitamin, ataukah orang yang sakit itu kita gantikan dengan orang sehat,” kata Pj Bupati.
Menurut Pj Bupati, sakit yang dimaksud bukanlah sakit kronis namun tetap dibutuhkan keterbukaan manajemen dari PT MOW. Apalagi, PT MOW adalah perusahaan provit yang dibentuk oleh pemerintah untuk kepentingan pemerintah. Sehingga dinilai wajib bagi PT MOW untuk memberikan laporan secara berkala.
“Saya tekankan bahwa PT MOW bertanggungjawab kepada pemerintah untuk menyerahkan laporan, baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Bahkan diminta atau tidak diminta. Tapi kan selama ini tidak berjalan. Sehingga dipandang perlu untuk melaksanakan pertemuan ini, agar mereka bisa menjelaskan mengapa tidak pernah menyampaikan laporan itu kepada pemerintah dan juga bisa presentasikan ke depan pemerintah,” bebernya.
Dalam rapat bersama Tim Evaluator, disepakati bahwa hasil rapat tersebut dituangkan dalam beberapa rekomendasi bersama. Berdasarkan 4 poin yang dibahas, kurang lebih ada 12 rekomendasi yang disarankan tim kepada Pemerintah dan PT MOW untuk ditindaklanjuti.
“Kita sudah menerima catatan dan langkah-langkah atau kisi-kisi dalam menata peran fungsi dan tugas dari PT MOW sebagai perusahaan perseroan daerah,” ujar Pj Bupati.
Disinggung terkait adanya rencana penggantian jajaran direksi PT MOW saat ini, Pj Bupati menampik bahwa sesuai rekomendasi Tim Evaluator tidak secara tegas disebutkan untuk mengganti jajaran direksi.
“Bahasanya adalah merestrukturisasi bagian yang dianggap perlu. Apakah akan distimulus dengan vitamin atau harus diperbaharui struktur yang ada sehingga ada energi positif yang baru serta visi konsep yang baru untuk mengembangkan PT MOW menjadi garda terdepan dalam membangun investasi dan juga pilar pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sorong melalui pemerintah,” tukasnya. (ayu)















