AIMAS – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Business & Hotel Management School (BHMS) Switzerland, Selasa (31/10) bertempat di Golden Gate Sorong.
Penandatanganan PKS itu merupakan tindak lanjut terhadap komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan PBD terhadap 26 siswa penerima Beasiswa Generasi Emas (Bis Gemas) untuk dikirim ke sejumlah negara oleh BHMS Switzerland.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan PBD Adrian Howay mengatakan, puluhan siswa tersebut telah mendapatkan bimbingan dari Yayasan Golden Gate. Selanjutnya, mereka akan dikirim ke berbagai negara seperti China, Amerika dan Swiss.
Dikatakan Adrian, nantinya Penjabat Gubernur PBD Muhammad Musa’ad juga akan melakukan penandatanganan PKS dengan BHMS Switzerland guna memperkuat kerja sama daerah dan sekolah perhotelan ternama di dunia.
“Rencana besok penandatanganannya, mudah-mudahan pak gubernur ada di Kota Sorong. Intinya, karena ini sangat penting, supaya anak-anak yang kami kirim ke sana tidak asal kirim tetapi mempunyai dasar hukum yang kuat,” terang Adrian.
Diakui Adrian, jika tidak ada halangan direncanakan pada bulan Januari 2024 akan mengirim 6 orang siswa Bis Gemas untuk melanjutkan pendidikan diploma jurusan pariwisata.
“Sisanya akan mendapat bimbingan singkat seperti pelatihan tentang pariwisata. Semoga kedepannya kerja sama ini kita kembangkan di sektor pendidikan yang berdampak pada sektor pariwisata dan sektor ekonomi bisa berkembang,” pungkasnya.
Sementara itu, Vice President Business Development International Academic Dean BHMS Anthony J. Erb menyampaikan, penandatanganan PKS dengan Pemprov PBD merupakan sebuah kehormatan, karena menyadari begitu besar potensi generasi muda di Tanah Papua.
“Walaupun nama daerah ini tidak terlalu familiar, namun pada saat kami datang ke sini melihat sesuatu yang sangat potensial untuk dikembangkan,” kata Anthony.
Sehingga, menurut Anthony, hal tersebutlah yang melatar belakangi rasa percayanya untuk bisa membimbing generasi muda dari PBD untuk menjadi pengembang pariwisata di daerah asalnya.
“Kalau dari BHMS, kami bisa membawa mereka untuk yakin mengembangkan daerah ini menjadi sesuatu yang bernilai atau profit,” tuntasnya. (ayu)















