Korneles Kambu : 150 yang Mendaftar, Kita Berharap 80-90 Persen Lolos
SORONG – Pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pendidikan mengalokasikan Dana otonomi khusus (otsus) senilai Rp 1 miliar untuk membiayai rekrutmen calon siswa (Casis) Bintara Polri asal Kabupaten Maybrat tahun 2024
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Korneles Kambu,.Sos.M.Si kepada Radar Sorong mengatakan, anggaran tersebut telah diserahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat Kepada Kapolres Maybrat setelah penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) yang berlangsung di lobi Kantor Bupati Maybrat di Fait Mayat, Kamis (18/4) lalu.
Sebagai pejabat teknis, lanjut Korneles Kambu, upaya yang dilakukan pihaknya ini sebagai bentuk responsif terhadap kebijakan Polri melalui Kapolda Papua Barat yang rencananya akan merekrut casis Bintara Polri jalur otsus tahun ini sebanyak seribu personil. “Apresiasi kepada kaka, abang saya, Irjen Pol. Jhonny Edison Isir (Kapolda Papua Barat,red), putra terbaik Maybrat yang bijaksana melakukan kebijakan afirmasi implementasi UU Otonomi Khusus,” ucapnya.
Khusus di Kabupaten Maybrat, lanjut Korneles, jauh sebelumnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke sekolah SMA-SMK perihal rekrutmen casis Bintara Polri dan mendapatkan animo yang tinggi dari siswa maupun orang tuanya. “Setelah melakukan sosialisasi ke sekolah, didapati 150 orang yang sudah mendaftar ke Pansel,” jelasnya.
Korneles mengatakan, nama-nama yang mendaftar tersebut akan diarahkan ke Sorong untuk selanjutnya menjalani serangkaikan tes diantaranya pemeriksaan kesehatan, kejiwaan dan sebagainya. “Dari total 150 orang ini bisa tembus 80-90 persen, itu harapan kami,” tuturnya.
Ditegaskannya, untuk meraih sukses tidak harus menjadi ASN, tetapi juga bisa berkarier di institusi Polri-TNI dan sebagainya. “Ini bagian dari jawaban dan tantangan dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi kita Maybrat ke depan,” ucap Korneles sembari mengatakan bahwa dalam tahapan seleksi Casis pihaknya akan selalu melakukan pendampingan sekaligus narahubung kepada para orang tua untuk melaporkan setiap perkembangan selama proses seleksi sampai hasil akhir.
Saat penandangan MoU lanjut Korneles, satu hal yang menjadi catatan Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat agar ada atensi khusus bagi marga-marga tertentu di Kabupaten Maybrat yang sejauh ini punya keinginan menjadi anggota Polri namun belum berkesempatan karena faktor biaya dan lingkungan yang membatasi. (ris)














