MANOKWARI – Dinas Kesehatan Papua Barat, Senin (20/2) pagi di lobby Kantor Gubernur Papua Barat melaksanakan akai sosial Donor Darah bagi para pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan mengatakan darah yang dibutuhkan masyarakat lebih banyak darah O dan AB.
“Semua darah dibutuhkan tapi yang lebih dominan Darah O dan AB yang paling banyak dibutuhkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan aksi donor darah di lingkungan Pemerintah Papua Barat sebagai bentuk pelayanan darah bagi masyarakat yang membutuhkan di fasilitas kesehatan.
“Kantong darah dari aksi donor darah ini nantinya akan kita serahkan ke UPT Rumah Sakit Angkatan Laut. Namun bisa juga ke PMI Papua Barat,” jelasnya.
Ia menuturkan personel yang diturunkan dalam aksi donor darah ini dari Dinas Kesehatan Papua Barat kemudian kerja sama dengan UPT Rumah sakit Angkatan Laut.
“Kalau dari kita Dinas Kesehatan hanya 12 orang saja,” tuturnya.
Ia berharap para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat bisa mengambil bagian dalam aksi donor darah tersebut. Hal ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
“Setetes darah terdapat sejuta harapan bagi penerima,” kata Otto Parorongan.
Ditanya terkait banyaknya kantong darah yang didapat, Dirinya tidak mematok target kantong darah yang terkumpul.
“Kita tidak mematok, melainkan sebanyak-banyaknya. Semakin banyak semakin baik,” tegasnya.
Aksi sosial donor darah ini, Dinas Kesehatan akan terus melakukan setiap 3 bulan sekali. (bw)















