Ketua Tim Satgas PMK PBD: Saat Ini Belum Ada, Kita Zona Hijau



SORONG – Dalam rangka mencegah dan mengawasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) membentuk Tim Satgas PMK PBD. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Gubernur PBD, Senin (4/9).
Dalam pembentukan Tim Satgas PMK PBD, sebelumnya dilakukan rapat yang dipimpin Pj Sekda Papua Barat Daya, Ir.Edison Siagian,ME dan hasil rapat memutuskan Pj Sekda menjadi Ketua Tim Satgas PMK Papua Barat Daya.
“Kewajiban Pemda membentuk satgas mempermudah pekerjaan karena tidak birokratis. Agar satgas bisa bekerja leluasa dan muda-mudahan bekerja efektif supaya konsolidasi serta koordinasi pengamanan lalu lintas hewan teratasi,” kata Ketua satgas PMK Papua Barat Daya.
Lanjutnya, Ini wajib dibentuk pemda karena kalau melalui pemda dianggap lama, sehingga kalau bentuk satgas tidak terlalu birokrasi karena semua masuk di situ ada TNI-Polri dan macam-macam unsur terkait.
Ia mengungkapkan bahwa untuk sementara, penyakit ini belum ada di Papua Barat Daya sehingga zonanya hijau.
“Setelah dicek kita masih hijau. Jadi mudah-mudahan kita antisipasi tidak terlambat dengan adanya satgas, ” katanya.
Dikatakan bahwa ada beberapa selundupan yang disampaikan karantina dan ditahan karena tidak punya surat.
Ia mengharapkan agar kabupaten/kota juga membentuk satgas penyakit mulut dan kuku mengawasi lalu lintas hewan di masing-masing wilayah.
“Penyakit ini jangan sampai masuk ke wilayah Papua Barat Daya sebab sulit dan susah mengatasinya dibanding mencegah,” tegasnya.(zia)















